Forum Industri Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Jakarta, 12 Agustus 2026 — Forum industri mendorong penguatan pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan asosiasi. Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian pameran Indo Water dan beberapa pameran industri terkait di JIExpo Kemayoran. Tujuan utama adalah mengalihkan fokus pengelolaan dari pembuangan ke pengurangan, pemanfaatan, dan pengembangan teknologi.
Agenda Utama: Waste to Energy dan Pendekatan Sirkular
Salah satu agenda utama adalah Waste to Energy Forum yang menyoroti pemanfaatan sampah sebagai sumber daya dan energi. Forum menekankan implementasi prinsip reduce, reuse, recycle sekaligus pengembangan teknologi konversi sampah menjadi energi. Diskusi berfokus pada bagaimana memaksimalkan nilai sampah untuk solusi jangka panjang.
Peran Pemerintah Daerah
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah. Peran itu meliputi regulasi, kelembagaan, pendanaan, sarana prasarana, dan kerja sama dengan sektor usaha. Menurutnya, pengembangan waste to energy memerlukan tata kelola daerah yang siap dan sinergi antarpemangku kepentingan.
ASEAN Recycling Summit 3.0 dan Kolaborasi Regional
The ASEAN Recycling Summit 3.0 juga menjadi bagian rangkaian acara, menghadirkan pembicara dari pemerintah, industri, asosiasi, dan akademisi kawasan ASEAN. Forum ini menyoroti penguatan industri daur ulang dan penerapan ekonomi sirkular lintas negara. Diskusi menekankan pentingnya peningkatan tingkat daur ulang melalui penguatan pemilahan di sumber.
"Saya ingin menekankan kembali betapa pentingnya event. Ini karena recycling rate kita sebenarnya masih lumayan sedikit,"
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menyampaikan kesiapan kementerian untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tujuannya adalah menaikkan tingkat daur ulang nasional dan memastikan seluruh sampah terkelola dengan baik pada 2029.
Peran Industri dan Ekonomi Sirkular
Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia, Christine Halim, menilai persoalan sampah plastik juga berkaitan dengan aspek ekonomi. Ia menyebut ekonomi sirkular mendorong pengembangan industri, inovasi teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan rantai pasok. Hal ini menunjukkan manfaat ekonomi selain dampak lingkungan.
Pameran, Demonstrasi, dan Business Matching
Rangkaian acara menampilkan business matching dan demonstrasi teknologi dari berbagai perusahaan peserta. Kegiatan tersebut membuka peluang kemitraan antara pelaku industri dan pemangku kepentingan. Pameran menampilkan teknologi pengelolaan sampah, solusi daur ulang, dan inovasi energi terbarukan.
- Indo Water
- Indo Waste & Recycling
- Indo Renergy & Electric
- Indo Security
- Indo Firex
- Indonesia International Smart City 2026 Expo & Forum
Lebih dari 700 perusahaan dari 23 negara ikut serta dengan area pameran mencapai 20.000 meter persegi. Penyelenggaraan didukung oleh lebih dari 30 kementerian, lembaga, asosiasi, akademisi, dan mitra strategis. Berbagai forum, seminar, pelatihan, dan program edukasi turut digelar hingga penutupan pameran.
Prospek dan Implikasi
Rangkaian pameran berlangsung sampai 13 Agustus 2026 dan diharapkan memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Jika sinergi berlanjut, penguatan pemilahan, pengembangan industri daur ulang, dan adopsi teknologi waste to energy dapat mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah nasional. Langkah ini penting untuk mewujudkan solusi sampah jangka panjang yang berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...