Lokal

Satu Tewas, 10 Luka-luka Usai Bentrok dan Penembakan di Bangunrejo

Bagikan:
Ilustrasi lokasi kejadian dan aparat kepolisian di Deliserdang

Deliserdang — Satu orang tewas dan 10 lainnya luka-luka setelah kelompok pemuda diduga diserang oleh kelompok lain di Dusun II dan IV, Desa Bangunrejo, Kecamatan Tanjung Morawa, pada Minggu (18/10) malam. Korban tewas, Donny alias Dony Pace (40), ditembak di leher bagian kiri dan jenazahnya kini menjalani autopsi di RS Bhayangkara Medan.

Kronologi singkat kejadian

Polisi menyebutkan peristiwa bermula ketika Donny mendapat kabar rumahnya di Desa Bandar Labuhan diserang sekelompok pemuda. Donny berangkat bersama dua temannya menggunakan mobil Toyota Yaris warna putih untuk merespons laporan itu.

Setibanya di Dusun II Desa Bangunrejo, mobil yang mereka kendarai dipepet oleh dua sepeda motor berisi empat orang. Pelaku diduga menembaki penumpang mobil dengan senjata yang disebut-sebut air softgun, sehingga dua orang di dalam mobil terluka tembak dan satu lainnya mengalami luka bacok.

Korban dan kondisi luka

Satu korban meninggal dunia adalah Donny alias Dony Pace (40) yang mengenakan luka tembak di leher kiri. Jenazahnya telah diautopsi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Rekan Donny yang turut dalam mobil mengalami luka sebagai berikut:

  • Indra Wijaya Lingga (23) — luka tembak di paha kiri
  • Ahmad Sajali — luka bacok di tangan kiri

Akibat serangan dan kehilangan kendali, mobil itu lalu masuk ke pekarangan warga dan menabrak teras rumah.

Korban warga yang tertabrak

Ada delapan warga Desa Bangunrejo yang mengalami luka karena diduga tertabrak mobil. Mereka adalah:

  • Winona Novia Pratika, 14
  • Khanza Putra Al Miko, 3
  • Tasya Dwi Azahra, 13
  • M. Ihran, 29
  • Dini Fadila, 27
  • Fadhan Al Faiza Danindra, 4
  • Roby Reihan Deka, 13
  • Imelda Nazwa Julia, 16

Proses penyelidikan polisi

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik, membenarkan adanya korban tewas yang diduga karena luka tembak. Menurutnya, pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi namun belum ada tersangka yang ditangkap.

"Belum, masih sebatas saksi,"

Jonni menambahkan penanganan kasus dilakukan oleh tim gabungan Polresta Deliserdang bersama Polda Sumatera Utara dan pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap peristiwa ini.

"Penanganannya dilakukan tim gabungan Polresta Deliserdang bersama Poldasu. Korban sudah di autopsi, sudah di rumah duka mau dimakamkan lah sebentar lagi,"

Langkah selanjutnya

Penyelidikan masih berlangsung dengan pemeriksaan saksi-saksi dan analisis bukti. Autopsi jenazah Donny diharapkan memberikan keterangan penting terkait penyebab pasti luka tembak. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa agar memberikan informasi demi kelancaran penyidikan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait