Pencuri 3 Motor di Medan Ditangkap, Motif Dendam Usai Dipecat
Medan – Tim Unit Reskrim Polsek Medan Area menangkap MS (40), tersangka pencurian tiga unit sepeda motor di Kompleks Mandala Gouju, Jalan Tangguk Bongkar I, Kecamatan Medan Denai, Rabu 15 Juli. Pelaku mengaku nekat beraksi karena dendam setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai satpam. Dua rekannya masih dalam pengejaran polisi.
Penangkapan dan barang bukti
Penyidik mendapat laporan dari sejumlah korban setelah motor mereka hilang dari area parkir kompleks perumahan. Petugas lalu menelusuri rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku membawa kabur tiga sepeda motor dalam satu malam.
Menurut keterangan resmi, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Fajri Lubis memimpin penyelidikan hingga berhasil menangkap MS saat bersembunyi di Jalan Tangguk Bongkar. Dari tersangka disita pakaian yang digunakan saat beraksi.
Pelaku ini beraksi bersama dua temannya yang sedang kita kejar. Dalam satu malam mereka mencuri 3 unit sepeda motor di Kompleks Mandala Gouju
Modus operandi dan motif
Dalam pemeriksaan, MS menjelaskan cara menjalankan aksi. Ia memanjat pagar perumahan, merusak gembok pagar, lalu membuka kunci stang sepeda motor untuk menggondol kendaraan korban.
Pelaku mengaku beraksi dengan cara memanjat dinding pagar perumahan, kemudian merusak gembok pagar dan kunci stang motor. Kepada petugas pelaku mengaku nekat mencuri sepeda motor itu karena tidak terima dipecat
Pengakuan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal penyidik untuk menguatkan unsur perencanaan dan keterlibatan lebih dari satu orang. Polisi menegaskan motif pribadi berupa dendam karier menjadi pemicu tindakan kriminal ini.
Proses hukum dan langkah selanjutnya
Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Petugas Polsek Medan Area menargetkan penangkapan dua tersangka lain yang disebut MS terlibat dalam aksi yang sama. Semua barang bukti dan keterangan saksi dikumpulkan untuk melengkapi berkas perkara.
Penyidik juga akan menilai kemungkinan adanya jaringan pelaku yang lebih luas, serta memeriksa apakah kendaraan hasil curian telah dijual atau dipindahtangankan. Penanganan kasus diarahkan agar pelaku dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Perda Medan: Penanggulangan Kemiskinan Lebih dari Bantuan Sosial
Syaiful Ramadhan: penanggulangan kemiskinan di Medan wajib memenuhi hak warga menurut Perda No.5/2015, bukan...
Bupati Asahan Lepas Tim Sepakbola Guru ke Piala Gubsu
Bupati Asahan melepas tim sepakbola beranggotakan guru sebanyak 21 pemain untuk berlaga di Piala Gubernur Su...
Sergai FC Menang 4-3 atas Senayan FC di Laga Persahabatan
Sergai FC, diperkuat Wabup Adlin Tambunan, menekuk Senayan FC 4-3 dalam laga persahabatan Jumat sore di lapa...
Duta GenRe Sumut 2026 Dipilih, 34 Finalis Siap Beraksi
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 memilih 34 finalis dari 250 pendaftar untuk bersaing menjadi 12 duta yang...
Duta GenRe Sumut 2026 Terpilih, Siap Perkuat Peran Remaja
Grand Final Duta GenRe Sumut 2026 pilih 12 pemenang dari 34 finalis; targetnya memperkuat peran remaja dalam...
Peserta Sarasehan di Medan Tekankan Peran MPR RI dalam Menjaga Konstitusi
Peserta sarasehan di Medan mendesak penguatan pemahaman peran MPR RI untuk meningkatkan kesadaran konstitusi...