Satres Narkoba Tangkap Penjual Sabu di Deliserdang, Sita 1,28 Gram
Deliserdang — Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Deliserdang menangkap AKD (49), diduga penjual sabu, di Desa Bakaranbatu, Kecamatan Batangkuis, Senin 27 Juli sekitar pukul 16.30 WIB. Penangkapan dilakukan menyusul laporan warga tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Dari penggeledahan polisi menyita 1,28 gram sabu yang disimpan di dalam helm tersangka.
Barang bukti yang disita
Petugas menemukan sejumlah barang bukti saat menggeledah rumah tersangka. Barang yang diamankan antara lain:
- 1 plastik klip transparan berisi sabu seberat 1,28 gram
- 5 blok plastik klip kosong
- sekop kecil yang terbuat dari pipet
- 2 timbangan digital
- 2 unit telepon genggam
Kronologi penangkapan
Kasat Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH, yang didampingi Kanit Idik I, Iptu Dhani J Kurniawan, menjelaskan penangkapan berawal dari informasi masyarakat. Unit I Satres Narkoba melakukan penyelidikan dan operasi senyap untuk menangkap pelaku di tempat tinggalnya.
"Hasil operasi senyap, tim berhasil menangkap tersangka AKD di rumahnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti,"
Status tersangka dan proses hukum
Tersangka berstatus buruh harian lepas. Saat ini AKD sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolresta Deliserdang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menurut keterangan penyidik, penyitaan sabu ditemukan di dalam helm milik tersangka.
"AKD sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hingga kini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus,"
AKD disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal tersebut membawa ancaman hukuman minimal lima tahun penjara jika terbukti bersalah.
Dampak dan tindak lanjut
Penangkapan ini merupakan respons langsung aparat terhadap keluhan warga yang resah oleh peredaran narkoba di Batangkuis dan sekitarnya. Polisi menyatakan kasus akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan dan pemasok yang lebih luas.
Saat ini berkas perkara dan barang bukti masih dalam proses penyidikan. Penyidik terus memeriksa tersangka dan mengumpulkan bukti tambahan untuk kelengkapan berkas penuntutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...