PENABUR Jakarta: Siswa Pecahkan Kasus Ala Detektif di Science Project
Rangkaian kompetisi PENABUR Jakarta 2025-2026 menampilkan momen unik saat puluhan siswa SLTAK memecahkan kasus ilmiah layaknya detektif di Science Project Challenge, Sabtu lalu di Aula SMAK 1 PENABUR, Jakarta Barat.
Kasus ilmu pengetahuan yang menguji lintas disiplin
Dalam kompetisi itu, tim dari 16 SLTAK PENABUR Jakarta dan SMAK PENABUR Serang diminta menganalisis petunjuk menggunakan fisika, kimia, biologi, dan matematika. Suasana intens terlihat saat siswa berdiskusi, membagi tugas, dan mengeksekusi solusi dalam waktu terbatas.
SMAK 4 PENABUR keluar sebagai juara pertama. Salah satu anggota tim, Frederick, mengaku timnya membagi peran sesuai kekuatan tiap anggota sehingga pengerjaan berjalan sistematis meski mereka baru selesai paling belakangan.
"Kami membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Saya di bidang matematika. Waktu pengerjaannya relatif singkat dan kami justru selesai paling terakhir. Jadi benar-benar tidak menyangka bisa menang," ujar Frederick.
Kompetisi lain mendorong kreativitas dan kemampuan digital
Selain Science Project Challenge, penyelenggaraan tahun ajaran ini menampilkan beberapa lomba yang menekankan kreativitas dan keterampilan berdaya saing global.
- English Day Competition — diikuti 17 sekolah, mendorong kemampuan bahasa Inggris dan presentasi kreatif.
- Web Competition — mengajak sekolah aktif mempublikasikan kegiatan melalui situs resmi.
- MonsoonSIM Competition — simulasi bisnis untuk melatih strategi pasar dan pengambilan keputusan.
- Project Awareness — program kepedulian lingkungan, termasuk pembuatan dan pembagian eco enzyme saat Hari Bumi 22 April.
Di English Day, tim dari SMAK PENABUR Harapan Indah meraih juara melalui konsep radio sekolah berbasis media sosial. Kapten tim, Freja Kiyona Suwandinata, menyatakan kerja sama tim menjadi kunci kemenangan.
"Semua ini hasil kerja sama tim. Kami membuat 22 program yang dirangkum dalam beberapa kategori dengan fokus utama ke media sosial," kata Freja.
Pembentukan karakter dan penutupan acara
Kepala Jenjang SLTAK PENABUR Jakarta, Sylviana Chrisyan, menegaskan tujuan kegiatan bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan peduli sosial. Ia menyampaikan hal tersebut pada Award Ceremony di Aula SMAK 6 PENABUR, Jakarta Utara, Rabu, 20 Mei 2026.
"Anak-anak diajarkan untuk tidak mudah menyerah, mampu bekerja sama, dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar," ujar Sylviana.
Puncak apresiasi itu dimeriahkan penampilan vokal, band, tari, dan pertunjukan kreatif siswa. Melalui rangkaian kegiatan, PENABUR Jakarta menegaskan profil pendidikan BEST: Be Tough, Excel Worldwide, Share with Society, dan Trust in God, yang menekankan kesiapan akademik sekaligus karakter untuk menghadapi tantangan masa depan.
Berita Terkait
Kajian ITB: Konektivitas Digital Dorong Pertumbuhan UMKM dan PDRB
Kajian LAPI ITB (25 Mei 2026) menemukan konektivitas digital via Telkomsel meningkatkan PDRB, memperkuat UMK...
NASA Percepat Misi Bulan dan Mars, Rombak Struktur Organisasi
NASA mengumumkan restrukturisasi pada 24 Mei 2026 untuk mempercepat misi Bulan dan Mars, termasuk proyek Moo...
QuranTime: Cara Cek Waktu Salat dan Penentu Arah Kiblat
QuranTime menyatukan konverter Hijriah, jadwal sholat, dan kompas kiblat di satu layanan web tanpa instalasi...
Transformasi SDM Kunci Ketahanan Bisnis di Tengah Disrupsi Teknologi
Transformasi SDM dianggap kunci ketahanan bisnis di tengah geopolitik dan disrupsi teknologi, ditegaskan dal...
B. Braun Luncurkan Introcan Safety 3 untuk Lindungi Tenaga Kesehatan
B. Braun merilis Introcan Safety 3 di Jakarta pada 23 Mei 2026, kateter IV dengan blood control septum untuk...
IAPVC 2026: Fotografi Satwa Angkat Pesan Konservasi
IAPVC 2026 diluncurkan 23 Mei 2026 dengan tema From Lens to Legacy, memperluas jangkauan peserta dan memperk...