Io, Bulan Jupiter, Terus Aktif Secara Vulkanik
Wahana Juno mendeteksi sumber panas kuat di bawah permukaan Io, bulan milik Jupiter, pada pengamatan yang dipublikasikan 23 Juli 2026. Data menunjukkan area di Zal Montes Patera dan dekat ekuator lebih hangat, menandakan pemanasan internal dan aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Temuan dan metode pengukuran
Temuan ini berasal dari instrumen Microwave Radiometer (MWR) milik Juno. Instrumen itu mampu menembus kerak Io hingga kedalaman sekitar dua sampai enam meter, sehingga memberikan gambaran suhu bawah permukaan yang belum terlihat sebelumnya.
Pengukuran dipublikasikan pada 23 Juli 2026 dan memperlihatkan distribusi panas yang tidak merata di permukaan dan bawah permukaan Io.
Lokasi hotspot dan perbedaan suhu
Peta suhu bawah permukaan menyoroti dua area panas utama. Anomali terbesar berada di Zal Montes Patera. Lokasi ini mencatat suhu 10 hingga 20 derajat Celsius lebih tinggi dibanding wilayah sekitarnya.
Temuan lain menunjukkan sumber panas besar di sekitar ekuator Io. Kedua area ini bertepatan dengan aliran lava yang sebelumnya diamati oleh instrumen Stellar Reference Unit di Juno, sehingga menguatkan indikasi aktivitas vulkanik saat ini.
Variasi suhu di lintang berbeda
Analisis peta menggunakan skema warna. Area berwarna kuning menunjukkan suhu bawah permukaan menengah yang meningkat mendekati ekuator. Sebaliknya, area berwarna hijau di lintang utara menunjukkan titik terdingin.
Suhu terendah tercatat mencapai -183 derajat Celsius pada beberapa titik di lintang utara, sementara hotspot menunjukkan kenaikan relatif puluhan derajat dibanding sekitarnya.
Poin temuan utama
- MWR menembus 2–6 meter di bawah kerak Io.
- Zal Montes Patera menjadi anomali panas terbesar.
- Area ekuator menunjukkan sumber panas besar kedua.
- Beberapa kawasan mencatat suhu hingga 10–20°C lebih tinggi.
- Lintang utara menampilkan suhu bawah permukaan paling dingin, hingga -183°C.
Dampak dan prospek penelitian
Hasil ini memperkuat bukti bahwa aktivitas geologi di Io masih berlangsung. Pemanasan internal di bagian atas kerak menunjukkan proses vulkanik yang aktif atau baru-baru ini aktif.
Data MWR memberi gambaran baru tentang dinamika termal Io yang tidak hanya berdampak pada studi vulkanisme, tetapi juga pada pemahaman evolusi termal bulan itu secara keseluruhan. Untuk informasi resmi terkait rilis data dan gambar, lihat halaman resmi NASA.
Temuan Juno ini menjadi landasan untuk studi lanjut tentang bagaimana proses internal mempertahankan aktivitas vulkanik Io.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Peringatan 50 Tahun Enterprise, Cikal Bakal Pesawat Ulang-Alik
NASA memperingati 50 tahun Enterprise OV-101, pesawat prototipe yang membuka jalan bagi teknologi pesawat ul...
Indonesia Butuh Verifikasi Identitas dan Perlindungan Data yang Kuat
Ahli mendesak penguatan verifikasi identitas dan perlindungan data pribadi seiring layanan publik beralih ke...
iPhone 18 Pro, Pro Max dan Duo Kantongi 40% TKDN
Tiga model iPhone — 18 Pro, 18 Pro Max, dan iPhone Duo — tercatat memiliki 40% TKDN, langkah awal menuju pen...
Evaluasi Pemerintah: Roblox Paling Progresif Lindungi Anak, X dan Meta Kritis
Pemerintah nilai kemajuan perlindungan anak di platform digital tak merata; Roblox paling progresif, X dan M...
IHCBS 2026 Dorong AI Berpusat pada Manusia untuk Produktivitas
IHCBS 2026 di Tangerang menekankan kebijakan dan praktik AI berpusat pada manusia untuk meningkatkan produkt...
BRIN Pantau Anak Krakatau: Tidak Ditemukan Potensi Tsunami
BRIN: peningkatan aktivitas Anak Krakatau awal Sept 2026 belum memicu anomali muka air yang menunjukkan pote...