Aceh Besar Percepat Pemulihan Pascabencana Lewat Sinkronisasi Data
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi dengan memperkuat koordinasi lintas sektor dan menyinkronkan data pemulihan. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Gedung Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (15/5).
Koordinasi dan dukungan dari pusat
Rapat dihadiri oleh Bupati H. Muharram Idris, para asisten, kepala OPD, unsur posko Satgas Pusat, Ditjen Otonomi Daerah, dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera. Perwakilan Satgas PRR, Imran, menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri memberi perhatian serius terhadap percepatan pemulihan di Aceh.
Menurut Imran, pemerintah pusat mendorong percepatan pemulihan infrastruktur terdampak seperti jalan, jembatan, irigasi, dan hunian masyarakat. Namun, pelaksanaan di lapangan memerlukan dukungan data yang akurat dan terintegrasi dari pemerintah daerah agar intervensi bisa tepat sasaran.
Percepatan laporan R3P dan pendanaan
Satgas menekankan perlunya peningkatan kualitas pelaporan implementasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Laporan yang lebih komprehensif memudahkan pemantauan progres dan mempercepat langkah-langkah pusat untuk membantu percepatan pemulihan.
Selain itu, percepatan realisasi dana Transfer ke Daerah (TKD) juga didorong agar pendanaan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dimanfaatkan di wilayah terdampak.
Aktifkan kembali posko sebagai pusat koordinasi
Satgas mengimbau agar posko penanganan bencana diaktifkan kembali sebagai pusat koordinasi dan pelaporan satu pintu. Aktivasi posko dianggap penting untuk memastikan komunikasi lintas sektor berjalan efektif dan terarah, seperti pada masa awal tanggap darurat.
Peran pemerintah daerah dan pemberdayaan masyarakat
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menegaskan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam perencanaan serta pelaksanaan program pemulihan. Pemerintah daerah harus dilibatkan secara maksimal untuk mengawal pelaksanaan di lapangan dan memastikan manfaat sampai ke masyarakat terdampak.
Koordinasi dan komunikasi harus diperkuat agar pemerintah daerah mengetahui secara jelas program-program yang berjalan dan dapat ikut mengawal pelaksanaannya di lapangan
Kita berharap masyarakat terdampak bencana ini ikut diberdayakan dalam proses pemulihan agar mereka juga memperoleh manfaat ekonomi dari program rehabilitasi dan rekonstruksi seperti yang dilakukan pasca bencana tsunami dulu
Bupati juga berharap kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi memberi peluang pemberdayaan ekonomi bagi warga terdampak, sehingga pemulihan sosial-ekonomi berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur.
Komitmen lanjutan
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan siap mendukung percepatan pemulihan melalui penguatan data, koordinasi terpadu lintas sektor, dan optimalisasi pelaksanaan program di lapangan. Dengan langkah tersebut, diharapkan proses pemulihan masyarakat dan daerah terdampak berjalan lebih cepat dan terukur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...