BP BUMN Dorong Himbara Perluas Pembiayaan Hunian Terjangkau
BP BUMN mengajak sinergi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperluas akses pembiayaan hunian terjangkau bagi masyarakat. Inisiatif itu disampaikan Kepala BP BUMN Dony Oskaria saat rapat koordinasi dengan Himbara di Jakarta, Kamis 14 Mei 2026. Fokusnya adalah memperluas akses bagi kelompok berpenghasilan rendah dan menengah melalui skema pembiayaan yang lebih mudah dan inklusif.
Rapat koordinasi dan fokus program
Rapat dipimpin Dony Oskaria yang juga menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara. Pertemuan melibatkan empat bank anggota Himbara: Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara. Tujuan utama adalah menyusun program social housing dan memperkuat peran BUMN di sektor pembiayaan perumahan rakyat.
Sinergi antar BUMN harus mampu menghadirkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan inklusif. Sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh hunian yang layak.
Pernyataan itu disampaikan Dony dalam keterangan resmi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas-BUMN untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Skema pembiayaan dan sasaran
Dalam pembahasan, peserta rapat menyepakati pengembangan skema pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Rancangan mencakup kemudahan persyaratan, tenor yang lebih fleksibel, dan opsi subsidi silang untuk menurunkan beban cicilan.
Pembahasan utama meliputi:
- Pengembangan skema kredit yang menyesuaikan kemampuan bayar penerima manfaat;
- Peningkatan akses informasi dan layanan pembiayaan bagi masyarakat dari segmen bawah dan menengah;
- Dukungan pembangunan kawasan permukiman terintegrasi yang memperhatikan infrastruktur dan fasilitas publik.
BP BUMN menilai skema ini perlu dirancang agar cepat diimplementasikan dan dapat menjangkau daerah dengan kebutuhan hunian tinggi.
Dampak ekonomi dan prospek ke depan
Selain menambah pasokan rumah layak, kolaborasi ini diharapkan memberi dampak multiplier pada sektor properti dan industri pendukung. Ketersediaan pembiayaan yang lebih mudah berpotensi mendorong aktivitas konstruksi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui kerja sama antara BP BUMN dan Danantara dengan Himbara, pemerintah dan BUMN menegaskan komitmen memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan nasional. Langkah selanjutnya adalah finalisasi skema teknis dan pilot program di beberapa wilayah prioritas.
Upaya ini menjadi bagian dari kebijakan berkelanjutan untuk menghadirkan hunian yang aman, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MUI: KUII VIII Jadi Ruang Dialog Langsung antara Umat dan Pemerintah
MUI menyatakan KUII VIII (24–26 Juli 2026) jadi ruang dialog resmi antara umat dan pemerintah untuk sampaika...
MUI Susun Rekomendasi Kebijakan Nasional lewat KUII ke-8
MUI akan gunakan KUII ke-8 (24-26 Juli 2026) sebagai forum menyusun rekomendasi kebijakan nasional melibatka...
MUI Gelar Kongres Umat Islam Indonesia ke-8, Presiden Dijadwalkan Hadir
MUI menggelar KUII ke-8 pada 24-26 Juli 2026 di Jakarta; Presiden Prabowo dijadwalkan membuka acara yang dii...
Hari Anak Nasional: Menteri Imipas dan KSP Kunjungi LPKA Tangerang
Menteri Imipas Agus Andrianto dan KSP Dudung kunjungi LPKA Tangerang pada 21 Juli 2026 untuk menyapa anak bi...
DPR Minta Penanganan Febrie Adriansyah Transparan dan Setara
Ketua DPR minta penanganan kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan transparan, dihormati prosesny...
Polri Ungkap Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Rp38,9 Miliar
Polri ungkap dugaan korupsi pembiayaan pengadaan batu bara 2019–2020; BPK hitung kerugian negara Rp38,9 mili...