Trinitas Siap Benahi Pertahanan Jelang DBL West Java-East 2026
Tim basket putra SMA Trinitas Bandung mulai mematangkan persiapan untuk Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Setelah terhenti di babak semifinal musim lalu, Trinitas datang dengan target lebih tinggi pada kompetisi 2026 dan fokus memperbaiki kelemahan di sektor pertahanan dan rebound.
Target dan evaluasi musim lalu
Trinitas bukan tim pendatang baru di DBL West Java-East. Mereka pernah melaju ke partai final pada musim 2022 dan 2023. Namun, pada musim terakhir tim ini kalah dari SMAN 2 Bandung di babak semifinal sehingga gagal melangkah lebih jauh.
Hasil itu menjadi bahan evaluasi utama. Manajemen dan pelatih memusatkan perhatian pada aspek yang dianggap paling merugikan tim musim lalu.
Perbaikan pertahanan dan rebound
Salah satu fokus latihan adalah memperkuat pertahanan, termasuk kemampuan box out dan upaya meminimalkan second chance point untuk lawan. Tim menyadari banyak poin lawan lahir dari kesempatan kedua akibat rebound yang tidak diamankan.
"Kami sudah mempersiapkan secara matang. Mulai dari perbaikan defense, perbaikan box out, sampai second chance point," kata Marvel Owen, salah satu pemain Trinitas.
Menurut Marvel, kehilangan fokus saat gagal mengamankan rebound menjadi titik lemah yang sering dieksploitasi lawan. Mereka kini menekankan disiplin untuk menutup ruang dan merebut bola pantul lebih konsisten.
"Kami masih sering kecolongan di box out sama musuh itu sering dapat poin dari second chance point. Masih sering kelewat. Itu yang sedang kami asah dan matangkan," tambahnya.
Komposisi tim dan pembentukan chemistry
Dari sisi pemain, Trinitas mendapat keuntungan karena sebagian besar roster memiliki pengalaman tampil di DBL. Hanya dua pemain yang akan melakukan debut di Bandung Arena musim ini.
Pengalaman mayoritas pemain menjadi modal penting untuk membangun chemistry dan membimbing pemain baru agar cepat beradaptasi dengan ritme kompetisi.
"Kita yang sudah pernah main DBL tahun sebelumnya selalu menekankan ke teman-teman yang baru buat percaya diri. Nggak perlu takut salah yang penting berani dulu," ujar Marvel.
Prospek dan peluang
Dengan perbaikan fokus pada rebound dan pertahanan, serta kombinasi pemain berpengalaman dan dua rookie, Trinitas menatap DBL 2026 dengan optimisme. Keberhasilan mereka nantinya akan ditentukan oleh konsistensi dalam eksekusi strategi dan kemampuan mengurangi kesalahan kecil yang kerap memengaruhi jalannya pertandingan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Ubed Siap Debut di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Moh Zaki Ubaidillah, 19 tahun, akan melakukan debut di Aichi-Nagoya Asian Games 2026 dan berangkat bersama k...
Dua Talenta Muda Dipanggil dalam Skuad Brasil Ancelotti
Ancelotti umumkan skuad Brasil 9 September; dua talenta muda dipanggil jelang laga persahabatan lawan Austra...
Patung Phil Jackson Dipajang Lakers Mulai 9 April 2027
Los Angeles Lakers akan memajang patung Phil Jackson mulai 9 April 2027 sebagai penghormatan atas lima gelar...
Ancelotti Panggil 8 Debutan untuk Revolusi Timnas Brasil
Ancelotti panggil 26 pemain, termasuk delapan debutan, sebagai awal perombakan Timnas Brasil menjelang persi...
CdM Pastikan Atlet Indonesia Aman di Tengah Banjir Nagoya
CdM Todotua Pasaribu memastikan atlet Indonesia aman setelah banjir besar di Nagoya; evakuasi dan koordinasi...
Gauff Taklukkan Andreeva, Melaju ke Semifinal US Open
Coco Gauff melaju ke semifinal US Open 2026 setelah mengalahkan Mirra Andreeva, menyelamatkan dua match poin...