Ruang Amal & BMPK Gelar Pelatihan Vokasi Operator Sepatu untuk Dhuafa
Ruang Amal Indonesia bekerja sama dengan Baitul Maal Pupuk Kujang (BMPK) membuka peluang kerja bagi masyarakat rentan melalui pelatihan vokasi pada 8–14 Juni 2026 di Islamic Center Brebes, Jawa Tengah. Program bertajuk Pelatihan Siap Kerja Skema Operator Jahit Sepatu dan Pendampingan Penempatan Kerja Industri ditujukan agar keluarga dhuafa memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Pelatihan, lokasi, dan peserta
Kegiatan berlangsung selama tujuh hari dan melibatkan 50 peserta dari beberapa daerah. Pelatihan mengombinasikan materi teknis, pembekalan kesiapan kerja, dan penguatan karakter.
Rincian peserta adalah sebagai berikut:
- 45 peserta dari Kabupaten Brebes
- 1 peserta dari Kabupaten Purbalingga
- 4 peserta dari Kabupaten Karawang
Tujuan dan skema pendampingan
Program ini dirancang tidak hanya memberi keterampilan teknis operator jahit sepatu, tetapi juga memberi pendampingan hingga proses rekrutmen dan penempatan kerja di sektor manufaktur. Tujuannya adalah memperluas akses peserta ke pekerjaan formal dan meningkatkan peluang pendapatan yang berkelanjutan.
CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet, menekankan pentingnya intervensi yang berkelanjutan dalam mengatasi kemiskinan.
"Kemiskinan tidak cukup diatasi dengan bantuan sesaat. Dibutuhkan intervensi yang mampu meningkatkan kapasitas dan membuka akses terhadap sumber penghidupan yang berkelanjutan," ujar Slamet.
Ia menambahkan bahwa melalui Program Amal Vokasi, peserta dibekali keterampilan yang dibutuhkan industri sekaligus mendapat kesempatan kerja nyata.
Peran dana sosial keagamaan dan dukungan BMPK
Direktur Operasional BMPK, Dhimas Mukhlas Al Ghifari, menilai dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen efektif pemberdayaan ekonomi. Program ini memanfaatkan dana tersebut untuk pelatihan dan pendampingan yang berdampak jangka panjang.
"Kami berharap para peserta dapat meningkatkan taraf hidup mereka serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya," kata Dhimas.
Dukungan industri dan peluang kerja
Program mendapat respons positif dari dunia industri. Khris Tina, Supervisor HR Recruitment PT Tah Sung Hung Brebes, menyatakan perusahaannya membutuhkan tenaga kerja baru dalam jumlah besar setiap bulan.
"Perusahaan kami membutuhkan rata-rata tiga ribu tenaga kerja baru setiap bulan," ujar Khris Tina.
Menurut Khris, pelatihan seperti ini membantu menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja terampil dan membuka peluang ekonomi yang lebih baik bagi peserta.
Impak dan prospek ke depan
Selama pelaksanaan, peserta mendapat latihan teknis operator jahit sepatu, pembekalan kesiapan kerja, serta pendampingan rekrutmen. Skema ini diharapkan meningkatkan peluang penyerapan ke dunia kerja formal dan mendorong kemandirian ekonomi.
Ruang Amal dan BMPK berharap kolaborasi ini memberi dampak sosial berkelanjutan, meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat, dan turut mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,14% ke 6.018,08, Sentimen Minyak & Inflasi Jadi Perhatian
IHSG dibuka menguat 0,14% ke 6.018,08 pada 2 Oktober 2026; sentimen minyak, inflasi, dan ketegangan geopolit...
Rupiah Menguat Dibuka, Risiko Tekanan dari Kenaikan Harga Minyak
Rupiah dibuka menguat ke Rp17.910 per dolar, namun berisiko melemah karena kenaikan harga minyak dan ketegan...
IHSG Diperkirakan Melemah, Pasar Cermati Laju Inflasi
IHSG diperkirakan melemah dan menguji level 6.000 di tengah aksi jual asing serta kenaikan inflasi September...
DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Empat Lokapasar
DJP mempercepat pemungutan PPh Pasal 22 melalui lokapasar mulai 1 Oktober 2026; empat platform ditunjuk dan...
Dua Wamenkeu Dilantik, Kemenkeu Perkuat Pelaksanaan APBN
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman dilantik sebagai Wamenkeu pada 1 Okt 2026 untuk memperkuat pelaksana...
Rupiah Turun ke Rp17.966 di Tengah Ketidakpastian AS–Iran
Rupiah melemah 0,40% ke Rp17.966 per dolar pada 1 Okt 2026, terdorong ketidakpastian AS–Iran dan pergeseran...