Wabup Taput Lantik 12 Pejabat, Romusa Pimpin Disdukcapil
TARUTUNG — Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., melantik 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Taput di Aula Martua, Kantor Bupati, Jumat (9/10). Pelantikan mencakup kepala dinas, pejabat administrator, dan penunjukan tugas tambahan bagi tenaga kesehatan.
Pejabat yang dilantik
Salah satu posisi strategis yang diisi adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Romusa Simanungkalit ST MM dipercayakan memimpin Disdukcapil dengan tugas mempercepat digitalisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
Selain itu, empat pejabat administrator diangkat ke posisi baru. Mereka diharapkan meningkatkan koordinasi teknis dan layanan publik di unit masing-masing.
- drg. Bunga Uhur MM — Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
- Nopita Simanjuntak SE — Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD
- Donald Hutagaol S.KM — Sekretaris Camat Pangaribuan
- Henky Ricard Sibarani S.Pd — Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP
Komposisi pelantikan juga mencakup penugasan bagi tenaga kesehatan. Tujuh tenaga kesehatan diberi tugas tambahan sebagai kepala dan pelaksana tugas (PLT) kepala UPTD Puskesmas di beberapa wilayah.
- Siborongborong
- Paniaran
- Silangit
- Butar
- Sipultak
Arahan Wakil Bupati
Dalam sambutannya, Deni menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut integritas dan tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat mempercepat kinerja dan memastikan pelayanan publik semakin baik.
"Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Terapkan prinsip available, reliable, dan sustainable — hadir melayani, dapat diandalkan, dan memastikan keberlanjutan program pemerintah."
Deni menekankan bahwa hasil kinerja aparatur harus langsung dirasakan masyarakat melalui layanan yang efektif, responsif, dan profesional. Ia mengingatkan agar setiap program dipantau dan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan warga.
Dampak dan tindak lanjut
Mutasi ini bertujuan memperkuat kapasitas layanan pemerintahan lokal, khususnya di bidang kependudukan, kesehatan, dan ketenteraman umum. Keberhasilan penempatan baru akan diukur dari perbaikan layanan publik dan implementasi program yang berkelanjutan.
Pemkab diharapkan segera memfasilitasi pelatihan dan dukungan teknis agar pejabat baru dapat menjalankan tugas dengan cepat dan tepat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sugimin Divonis 3 Tahun karena Korupsi Dana Wakaf
Mantan Kadus Sugimin divonis 3 tahun dan wajib ganti Rp526 juta atas korupsi dana ganti rugi lahan wakaf ter...
Korban Minta Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Penelantaran Anak
Lucia meminta hakim menolak praperadilan ABS atas dugaan penelantaran anak; sidang putusan dijadwalkan 12 Ok...
Medan Raih Tiga Penghargaan atas Inovasi Pajak Digital QRESTO
Pemko Medan raih tiga penghargaan nasional atas inovasi pajak digital QRESTO untuk tingkatkan transparansi,...
Ameriza Ma’ruf Moesa Dikukuhkan sebagai Kepala BI Sumut
Ameriza Ma’ruf Moesa resmi menjadi Kepala BI Sumut pada 9 Oktober; pengukuhan fokus pada kolaborasi inflasi...
Ahli: Penetapan Tersangka Dhody Thahir oleh Polda Sumut Sesuai Prosedur
Ahli pidana menyatakan penetapan Dhody Thahir sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat telah ses...
Kasus Influenza di Sumut Melandai, Dinkes Imbau Terapkan PHBS
Tren influenza di Sumut meningkat sejak September 2026 lalu mulai melandai pada minggu pertama Oktober; Dink...