PDI Perjuangan Ponorogo Lantik 200 Pengurus PAC 2026-2031
Ponorogo — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo melantik 200 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Mei 2026, di Gedung Keniten, Kecamatan Ponorogo. Pelantikan ini menegaskan implementasi kebijakan DPP terkait kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta peningkatan keterlibatan perempuan dan pemuda dalam struktur partai.
Pelantikan dan kehadiran pimpinan
Acara dihadiri jajaran pengurus partai dari tingkat DPD hingga PAC serta ratusan kader se-Kabupaten Ponorogo. Hadir antara lain Deni Wicaksono selaku Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan Bambang Juwono, Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD.
Dari DPC hadir Ketua DPC Siswandi, Sekretaris DPC Johan Bakhtiar Rifa’i, dan Bendahara DPC Evi Dwitasari. Proses pelantikan membentuk kepengurusan PAC untuk masa bakti 2026–2031.
Kebijakan kaderisasi: perempuan dan kader muda
Menurut Ketua DPC Siswandi, susunan kepengurusan yang dilantik telah memenuhi ketentuan organisasi yang diamanahkan DPP. Salah satu capaian penting adalah terpenuhinya keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur PAC.
Selain itu, komposisi kepengurusan memberi ruang lebih luas bagi kader muda. Siswandi menyebutkan bahwa 20 persen dari total pengurus PAC se-Kabupaten Ponorogo berasal dari kader berusia di bawah 35 tahun.
"Fokusnya adalah kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta keterlibatan perempuan dan anak muda dalam struktur organisasi,"
Agenda konsolidasi lanjutan
Setelah pelantikan PAC selesai, DPC berencana melanjutkan konsolidasi melalui Musyawarah Ranting (Musran) di seluruh kecamatan. Langkah ini bertujuan menjaring calon pengurus ranting dan memperkuat jaringan sampai tingkat basis.
"Setelah kepengurusan PAC selesai, kami akan melaksanakan Musran untuk menjaring calon-calon Pengurus Ranting,"
Implikasi dan prospek
Pelantikan ini dianggap momentum untuk memperkuat soliditas organisasi dan memperluas kaderisasi. DPC berharap pengurus PAC menjadi ujung tombak konsolidasi, pemicu gotong royong, dan penghubung aspirasi masyarakat dengan platform partai.
Konsolidasi berjenjang yang direncanakan juga dipandang penting menjelang agenda politik dan program kerja daerah. Dengan struktur yang lebih representatif, partai berharap meningkatkan keterlibatan warga dan efektivitas kerja politik di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PDI-P Kanigoro Percepat Regenerasi: 30% Perempuan, 30% Kader Muda
PDI Perjuangan Kanigoro membentuk kepengurusan baru dengan 30% perempuan dan 30% kader muda untuk memperkuat...
Bupati Trenggalek Dorong PDAM Pakai Energi Surya untuk Tekan Biaya
Bupati Trenggalek mendorong PDAM pakai panel surya untuk tekan biaya operasional dan perkuat kontribusi PAD...
Bupati Kediri Dukung Koperasi dan Dorong UMKM Masuk Marketplace
Bupati Kediri dukung koperasi dan dorong UMKM memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan daya saing setelah...
Rencana Bioskop di Pasar Baru Magetan Picu Kekhawatiran Pedagang
Pedagang Pasar Baru Magetan khawatir atas rencana pembangunan bioskop; DPRD jadwalkan RDP pada 24 Juli 2026...
PDI Perjuangan Trenggalek Mulai Musran dan Musanran di Munjungan
DPC PDI Perjuangan Trenggalek memulai Musran dan Musanran di Munjungan pada 23 Juli 2026 untuk memperkuat st...
Surabaya Segel 250 Lokasi, Terapkan Gate System dan Parkir Non-Tunai
Pemkot Surabaya menyegel 250 lokasi tanpa izin dan terapkan gate system, CCTV, serta pembayaran non-tunai di...