Politik

PDI Perjuangan Sidoarjo: Senior Diminta Dampingi Kader Gen Z

Bagikan:
Suasana pelantikan PAC PDI Perjuangan di Favehotel Sidoarjo dengan penampilan DJ saat pembukaan

Sidoarjo, 18 Mei 2026 – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Deni Wicaksono meminta kader senior untuk membimbing generasi Z yang baru masuk kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC). Permintaan itu disampaikan saat pelantikan PAC se-Kabupaten Sidoarjo di Favehotel Sidoarjo, Senin (18/5/2026), sebagai upaya menyiapkan partai menghadapi dominasi pemilih muda pada Pemilu 2029.

Pergeseran pendekatan politik ke arah anak muda

Deni menilai partai harus menyesuaikan diri dengan kultur generasi muda. Ia menyebut gaya pelantikan yang menghadirkan hiburan Disc Jockey sebagai simbol adaptasi tersebut.

“Eranya memang sudah mulai bergeser. Tampilan yang hari ini memang disukai anak muda, mau ndak mau kita harus mulai bergeser ke sana.”

Menurut Deni, hampir 60 persen pemilih pada Pemilu 2029 berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. Karena itu, membuka ruang bagi kader muda menjadi keharusan agar partai tetap relevan.

Kewajiban keterwakilan dan wajah baru di PAC

Proses pembentukan PAC kali ini menampilkan banyak wajah baru. Deni menjelaskan ada aturan keterwakilan yang mewajibkan sedikitnya 20 persen kader berusia di bawah 35 tahun dalam struktur kepengurusan.

“Dan salah satunya harus menjadi ketua, atau sekretaris, atau bendahara.”

Kehadiran kader muda membuat struktur PAC dan ranting menjadi lebih segar. Namun, peran mereka tidak boleh sebatas simbol atau pelengkap organisasi.

Peran pengurus senior dan anggota fraksi

Deni menegaskan pentingnya pendampingan dari pengurus senior dan anggota fraksi. Ia meminta komunikasi dan koordinasi pasca pelantikan terus diperkuat agar kader muda tidak merasa terpinggirkan.

“Nah, ini tugas dari kawan-kawan DPC, kawan-kawan anggota fraksi untuk membimbing mereka, memberikan ruang kepada mereka agar mereka tidak kagok.”

Ia menambahkan agar kader muda tidak dibiarkan setelah dilantik, melainkan dibimbing secara berkelanjutan melalui koordinasi yang intensif.

Implikasi dan langkah ke depan

Regenerasi yang diiringi bimbingan dianggap krusial untuk memastikan kader muda mampu berkontribusi nyata. Jika pembinaan dilaksanakan konsisten, PDI Perjuangan berpeluang mempertahankan relevansinya di tengah pergeseran demografis pemilih menuju generasi milenial dan Gen Z.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait