PDI Perjuangan Bojonegoro Salurkan 6 Sapi Kurban ke Pesantren
Bojonegoro — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menyalurkan enam ekor sapi kurban ke sejumlah pondok pesantren dan masjid di wilayah Bojonegoro pada perayaan Iduladha 1447 H. Aksi ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen politik kebangsaan dan penguatan silaturahmi antara struktur partai dengan komunitas santri setempat.
Sinergi dengan pesantren dan tujuan penyaluran
Penyaluran hewan kurban dilakukan melalui program gotong royong yang melibatkan Fraksi dan Pengurus Anak Cabang (PAC). Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyatakan bahwa bantuan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan usaha konkret menjaga harmoni sosial di tingkat akar rumput.
"Mari kita jadikan momentum Iduladha ini sebagai penguat ukhuwah, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat kepedulian antar-sesama. Pesantren adalah pilar penting dalam menjaga moralitas dan kebersamaan bangsa,"
Bambang, yang juga Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, menyebut pengadaan hewan kurban ini merupakan hasil kerja sama dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah.
Daftar penerima bantuan
Dari enam ekor sapi yang disalurkan, mayoritas difokuskan kepada lembaga pendidikan Islam dan fasilitas keagamaan. Penerima bantuan antara lain:
- Ponpes Ihya’ Ulum, Dusun Nggowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.
- Ponpes Khabibil Musthofa, Dusun Taji, Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo.
- Yayasan LKSA / Pesantren Panti Mandiri Muhammadiyah, Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu.
- Masjid Baitussalam, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman.
- Masjid Baitur Rahmat, Dusun Bahoro, Desa Sumberharjo.
- Joglo Panti Marhaen Dr. Taufiq Kiemas.
Respons pengasuh dan pengurus
Para pengasuh dan pengurus pesantren menyambut baik bantuan tersebut. Mereka menilai daging kurban penting untuk mendukung gizi santri dan masyarakat sekitar saat hari raya.
"Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dari keluarga besar PDI Perjuangan, khususnya Bapak Said Abdullah dan Bapak Budi Sulistyono. Bantuan sapi kurban ini akan sangat bermanfaat bagi para santri kami serta masyarakat di sekitar pondok,"
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan LKSA Panti Mandiri Muhammadiyah Desa Klepek, Abdul Majid, menilai langkah partai politik menyentuh langsung lembaga pendidikan Islam memberikan dampak sosial positif.
"Bantuan ini tidak hanya dinikmati oleh keluarga panti dan pesantren, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat sekeliling yang membutuhkan,"
Menjaga tradisi gotong royong
Melalui program ini, PDI Perjuangan Bojonegoro berharap kehadiran partai politik dapat dirasakan langsung sebagai mitra strategis dunia pesantren dalam memupuk nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Aksi sosial yang melibatkan struktur partai di tingkat daerah diharapkan berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kaum nasionalis dan religius.
Berita Terkait
Sumenep Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2026
Sumenep menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen pada puncak FTBIN 2026 di Depok,...
Bongkar Ratoon: Blitar Targetkan 5.600 Ha Peremajaan Tebu
Bupati Blitar Rijanto luncurkan program bongkar ratoon tebu, target 5.600 ha peremajaan dan 500 ha perluasan...
PDI Perjuangan Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban untuk Warga
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 sapi kurban ke berbagai daerah untuk memperkuat kepedulian dan...
Stadion Ketonggo Siap Gelar Putaran 64 Liga 4 Nasional
Stadion Ketonggo di Ngawi siap menjadi tuan rumah putaran 64 Liga 4 Nasional mulai 31 Mei 2026; Persinga Nga...
Pemkab Bangkalan Luncurkan Kanal Pengaduan Kesehatan Real-time
Pemkab Bangkalan meluncurkan kanal pengaduan kesehatan real-time lewat aplikasi dan WhatsApp hotline untuk m...
Festival Perempuan Pesisir di Slopeng Padati Pantai, Soroti Isu Kesejahteraan
Ratusan orang memadati Pantai Slopeng menyaksikan Festival Perempuan Pesisir KPPI, menampilkan tarian, musik...