PDI Perjuangan Bojonegoro Rampungkan Penjaringan Ranting di 21 Kecamatan
Bojonegoro — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro melaksanakan penjaringan calon ketua Ranting pada berbagai desa hingga Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini bagian dari musyawarah Ranting untuk membentuk Pengurus Ranting baru sebagai langkah awal restrukturisasi organisasi di tingkat desa dan dusun.
Target keterwakilan perempuan dan Gen Z
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyatakan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 menempatkan prioritas pada keterlibatan kelompok muda dan perempuan. Dengan struktur baru, partai menetapkan minimal 30 persen keterwakilan perempuan dan generasi muda atau Gen Z dalam susunan pengurus.
Pembentukan kepengurusan baru ini memastikan minimal 30 persen keterwakilan perempuan dan generasi muda atau Gen Z masuk dalam struktur. Kami ingin menghidupkan kembali mesin partai sampai ke tingkat dusun
Penjaringan bergerak dari basis
Bambang, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, menegaskan pentingnya kehadiran pengurus di level basis. Menurutnya, kekuatan partai bukan diukur dari bangunan pusat, melainkan dari aktivitas pengurus di desa dan dusun.
Kita ini partai wong cilik. Jadi, di mana pun berada, Ranting harus hadir saat rakyat susah. Itu perintah Ibu Ketua Umum. Kuatnya DPC tergantung PAC, kuatnya PAC tergantung Ranting, dan kuatnya Ranting tergantung Anak Ranting di dusun-dusun
Hasil penjaringan: 21 dari 28 kecamatan
Berdasarkan data internal partai per 11 Juli 2026, sebanyak 21 dari 28 kecamatan di Bojonegoro telah menyelesaikan tahapan penjaringan calon ketua Ranting. Kecamatan yang telah rampung antara lain:
- Sukosewu
- Padangan
- Temayang
- Kapas
- Sekar
- Ngambon
- Kepohbaru
- Kedungadem
- Ngasem
- Balen
- Kasiman
- Sugihwaras
- Bubulan
- Sumberrejo
- Dander
- Gondang
- Purwosari
- Kalitidu
- Kedewan
Beberapa kecamatan lain dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat untuk menyelesaikan proses yang sama.
Langkah selanjutnya
Ketua PAC PDI Perjuangan Sugihwaras, Slamet, menyampaikan bahwa wilayahnya telah menyelesaikan penjaringan dan kini bersiap untuk tahapan verifikasi organisasi. Ia menilai pembentukan Ranting dan Anak Ranting menjadi momentum kebangkitan kader di tingkat desa.
Momentum pembentukan Ranting dan Anak Ranting ini adalah momentum kebangkitan kader di Bojonegoro. Konsolidasi di setiap wilayah desa dan dusun terus dikebut
Proses verifikasi selanjutnya akan menentukan penetapan pengurus dan pelaksanaan program kerja di tingkat Ranting. Dengan struktur yang diperbarui, partai berharap mesin organisasi berjalan lebih aktif hingga ke dusun-dusun.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ketua DPRD Gandeng KKN UGM Tanam 2.000 Bibit Kopi di Tulungagung
Ketua DPRD Tulungagung Marsono menggandeng KKN UGM menanam 2.000 bibit kopi di tiga kecamatan pada 10 Juli 2...
PDI Perjuangan Minta Aturan Fasilitasi Reses Jatim Lebih Jelas
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim minta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar...
Sri Untari: Hasto Tunjukkan Politik Berbasis Gagasan dan Disiplin
Sri Untari puji Hasto Kristiyanto sebagai contoh politik berbasis belajar, disiplin, dan prinsip; bukan seka...
Surabaya Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa
Pemkot Surabaya salurkan bantuan pendidikan dan seragam bagi 7.380 siswa desil 1–5, plus bantuan Rp350 ribu/...
Lumajang Perkuat Sinergi dengan FKUB untuk Moderasi Beragama
Pemkab Lumajang dan FKUB memperkuat kerja sama untuk jaga kerukunan, gelar Kemah Moderasi Beragama, dan cega...
PDI Perjuangan Blitar Gelar Dapur Umum Gotong Royong Setiap Tanggal 10
DPC PDI Perjuangan Kota Blitar rutin menggelar Dapur Umum Gotong Royong setiap tanggal 10 untuk memperkuat k...