Jersey Timnas Norwegia Sold Out Jelang Lawan Inggris
Jersey timnas Norwegia ludes terjual di Eropa menjelang perempat final pada Minggu, 12 Juni 2026. Permintaan melonjak akibat popularitas pemain seperti Erling Haaland dan kemenangan sebelumnya atas Brasil. Beberapa toko kehabisan stok sejak peluncuran pada Maret, memicu antrean panjang dan pembelian di pasar sekunder.
Antrean panjang dan penggemar berkemah
Rasa antusias terlihat nyata di lapangan. Penggemar dilaporkan menginap di luar toko untuk mendapatkan jersey. Wartawan lokal memperkirakan antrean mencapai sekitar 600 meter dan berkelok di beberapa jalan. Sebagian penonton membawa kursi dan menunggu hingga 12 jam agar menjadi yang pertama membeli.
Manager sebuah toko, Anders Lileberg, menggambarkan suasana yang semarak di gerainya dan mengimbau kesabaran pembeli.
"Energi di toko sangat luar biasa," kata Anders Lileberg. "Kami mengajak penggemar mendaftar untuk mendapatkan jersey, tetapi tidak dapat menjamin pengiriman tepat waktu."
Stok kosong dan respons Nike
Stok jersey kandang berwarna merah dengan salib biru bendera Norwegia habis di situs Nike dan sejumlah outlet lain selama berminggu-minggu. Juru bicara Nike mengakui kekecewaan pembeli dan menyatakan upaya peningkatan pasokan.
Juru bicara Nike mengatakan pihaknya menyadari kekecewaan penggemar dan sedang berupaya meningkatkan stok.
Pengiriman tambahan untuk jersey pertandingan kandang dan versi stadion diperkirakan segera tiba di Norwegia, lalu akan didistribusikan lebih luas.
Harga di pasar sekunder
Habisnya stok membuat sebagian penggemar memilih membeli lewat penjual ulang dengan harga jauh lebih tinggi. Berikut perbandingan harga ritel dan pasar sekunder yang dilaporkan:
| Jenis Jersey | Harga Ritel (USD / sekitar Rp) | Harga Pasar Sekunder (USD / sekitar Rp) |
|---|---|---|
| Jersey kandang (merah) | USD 100 (~Rp 1,8 juta) | Hingga USD 476 (~Rp 8,6 juta) |
| Jersey tandang (hitam) | USD 100 (~Rp 1,8 juta) | Sekitar USD 310 (~Rp 5,6 juta) |
Harga pasar sekunder belum termasuk biaya pengiriman dan pajak, sehingga total bisa jauh lebih tinggi bagi pembeli di luar negeri.
Implikasi dan prospek ke depan
Kelangkaan stok menunjukkan tingginya permintaan jelang laga besar dan efektivitas pemasaran pemain unggulan. Jika pengiriman tambahan tiba sesuai jadwal, tekanan pada harga jual kembali mungkin berkurang. Namun, dalam jangka pendek, penggemar kemungkinan masih menghadapi antrean panjang atau biaya lebih tinggi jika memilih jalur penjualan kembali.
Situasi ini menyoroti kebutuhan peritel dan produsen untuk memperkirakan permintaan saat momen besar olahraga demi mengurangi kekecewaan konsumen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Newcastle Datangkan Sean Steur dari Ajax dengan Kontrak 5 Tahun
Newcastle resmi mendatangkan gelandang Belanda Sean Steur dari Ajax dengan kontrak lima tahun dan biaya bisa...
Oscar Mingueza Resmi Gabung Crystal Palace secara Gratis
Crystal Palace resmi datangkan Oscar Mingueza gratis, tanda tangan kontrak empat tahun dan jadi rekrutan per...
Shakira Terima Kasih pada Mbappé, Pemain Pertama di Video 'Dai Dai'
Shakira berterima kasih kepada Kylian Mbappé yang menjadi pemain pertama ikut dalam video klip resmi Piala D...
Polda Metro Jaya Dalami 3 Kasus Korupsi, 15 Saksi Diperiksa
Polda Metro Jaya periksa 15 saksi terkait tiga dugaan korupsi; belum ada tersangka dan penyidikan masih berl...
Piala Dunia 2026: Spanyol Singkirkan Belgia 2-1, Merino ke Semifinal
Spanyol menang 2-1 atas Belgia di SoFi Stadium (11 Juli 2026). Mikel Merino jadi penentu dan mengantar La Fu...
Ryan Shea Bidik Gelar Stanley Cup Bersama Edmonton Oilers
Ryan Shea resmi gabung Edmonton Oilers dengan kontrak lima tahun senilai 20 juta USD dan menargetkan gelar S...