DLH Aceh Besar Bersihkan Rute Pawai Ta'aruf 1 Muharram
Menjelang pelaksanaan Pawai Ta'aruf menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar melakukan pembersihan sepanjang rute pawai di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (11/6). Aksi bertujuan memastikan kenyamanan peserta dan mencegah potensi pencemaran serta gangguan kesehatan saat kegiatan berlangsung.
Rute dan titik start
Rute pawai direncanakan mengitari area depan Masjid Jami' Lambaro dan kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) Lambaro yang menjadi titik start sekaligus finish. Peserta akan melintasi Bundaran Lambaro hingga perbatasan Kota Banda Aceh di Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya.
Operasi pembersihan DLH
Kepala DLH Aceh Besar, H Muwardi, SH, mengatakan pihaknya menurunkan tim dan armada untuk membersihkan sampah liar sepanjang jalur yang akan dilalui pawai. Langkah ini dilakukan agar kegiatan berjalan tertib dan kawasan tampak rapi.
"Kami menurunkan 30 personel kebersihan dan enam armada untuk membersihkan sepanjang rute yang akan dilalui peserta Pawai Ta'aruf, mulai dari Lambaro hingga perbatasan Kota Banda Aceh. Selain mengangkut tumpukan sampah, petugas juga membersihkan baliho dan spanduk yang sudah tidak layak di sepanjang Jalan Banda Aceh–Medan," ujar Muwardi.
Dampak sampah liar dan respons warga
Muwardi menyebut sampah liar sebelumnya mengganggu estetika, menimbulkan bau tidak sedap, dan berpotensi mencemari saluran drainase. Kondisi itu juga dikhawatirkan mengganggu kelancaran pawai serta kesehatan masyarakat di sekitar rute.
Imbauan dan harapan
DLH mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kebersihan selama dan setelah acara. Kesadaran warga dianggap kunci utama dalam pengelolaan sampah agar upaya pemerintah berkelanjutan dapat efektif.
"Setelah dilakukan pembersihan ini, kami mengharapkan kesadaran masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Kesadaran masyarakat merupakan modal utama dalam penanganan sampah. Tanpa dukungan dan kepedulian bersama, persoalan sampah akan sulit diselesaikan," katanya.
Keberlanjutan penanganan
DLH Aceh Besar memastikan kegiatan pembersihan tidak berhenti pada saat pawai saja. Upaya penanganan sampah akan dilanjutkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari pencemaran sampah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Simalungun Lepas Paskibraka 2026 dan Beri Apresiasi
Bupati Anton Saragih melepas dan memberi apresiasi kepada Paskibraka Simalungun 2026 usai sukses bertugas pa...
DPRD Minta LLDIKTI Lindungi Mahasiswa Setelah Akreditasi UDA Dicabut
DPRD Sumut mendesak LLDIKTI lindungi mahasiswa UDA setelah BAN-PT mencabut akreditasi, untuk mencegah ketida...
Bupati Serdang Bedagai Kunjungi Warung Idola, Dukung UMKM Lokal
Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya mengunjungi Warung Idola di Desa Firdaus (17/8) dan memberi dukungan...
Polres Paluta Ungkap 5 Kasus Narkoba, 22,77 g Sabu Disita
Polres Padang Lawas Utara ungkap lima kasus narkoba, sita 22,77 g sabu dan 17 butir ekstasi; penindakan dipe...
Polsek Siantar Martoba Evakuasi Lansia Korban Penyekapan di Jalan Deyah
Polsek Siantar Martoba merespons laporan penyekapan lansia di Jalan Deyah, Siantar Sitalasari, setelah lapor...
Kritik Pencopotan Poppy Marulita oleh IGoWa: Salah Alamat
Pencopotan Poppy Marulita dari Kabiro Perekonomian Sumut dikritik IGoWa karena dianggap salah alamat dan ber...