Patroli Gabungan di Kisaran Kejar Peredaran Narkoba, Cegah Geng Motor
Kisaran, Asahan — Ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait melakukan patroli malam pada Sabtu lalu untuk memburu peredaran narkoba dan menekan aksi geng motor yang meresahkan warga. Operasi ini berlangsung di beberapa titik di Kota Kisaran sebagai bagian dari Proyek Strategis Daerah ke-52 Provinsi Sumatera Utara tahun 2026.
Patroli malam dan target operasi
Patroli dipusatkan di akses masuk kota dan kawasan rawan gangguan keamanan. Operasi menyisir jalanan malam untuk menindak peredaran narkoba serta menghalau kegiatan geng motor yang mengganggu ketertiban umum. Penugasan melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan dinas terkait.
"dirinya sadar bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kokohnya beton jembatan atau mulusnya aspal."
Kalimat tersebut disampaikan oleh Kasatpol PP Sumut Moettaqin Hasrimi terkait pentingnya penanganan masalah sosial dan kriminalitas sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Ungkap pencurian rumah kosong di Simalungun
Selain patroli di Kisaran, aparat kepolisian di wilayah tetangga juga mencatat sejumlah penindakan. Unit Reskrim Polsek Dolok Batunanggar berhasil mengungkap kasus pencurian di sebuah rumah kosong di Jalan Merdeka Nomor 12, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.
Tim mengamankan empat tersangka terkait pencurian tersebut. Peristiwa pencurian dilaporkan terjadi pada Minggu, 31 Mei, sekitar pukul 14.19 WIB. Korban tercatat sebagai Nursiah Pasaribu (60), warga yang berdomisili di alamat yang sama.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyampaikan informasi penangkapan itu kepada wartawan pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 18.00 WIB.
Dua pelajar tewas tenggelam di Sungai Aquarium
Tragedi lain terjadi di Kabupaten Simalungun. Dua pelajar berusia 17 tahun asal Kota Tebingtinggi ditemukan tewas tenggelam saat mandi di lokasi wisata pemandian Sungai Aquarium, Nagori Sorba Dolok, Kecamatan Raya Kahean, pada Jumat (5/6) sore.
Begitu kabar kejadian tersebar, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun bersama personel Polsek Raya Kahean dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyampaikan kronologi kejadian itu kepada wartawan pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 19.45 WIB.
Implikasi dan tindak lanjut
Patroli gabungan di Kisaran merupakan bagian dari upaya terpadu menjaga keamanan publik dan menurunkan gangguan sosial yang berdampak pada kenyamanan warga. Langkah ini dilaksanakan bersamaan dengan penindakan kasus kriminal di wilayah sekitar, termasuk pengungkapan pencurian dan respons terhadap kecelakaan tenggelam.
Pihak instansi terkait menegaskan akan melanjutkan operasi dan koordinasi lintas sektor untuk meredam peredaran narkoba, menekan aksi geng motor, dan meningkatkan perlindungan publik di wilayah Sumatera Utara.
Berita Terkait
Kebakaran Landa Rumah di Idi Tunong, Kerugian Puluhan Juta
Rumah di Dusun Buket Kareung, Idi Tunong, terbakar Minggu pagi; tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan...
Guru Besar IAIN Minta Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi
Prof Muzakkir Samidan mendesak Presiden Prabowo perkuat komitmen pemberantasan korupsi lewat pengawasan dan...
IAIN Langsa Ajak 'Semua Bisa Kuliah' Perluas Akses Pendidikan
IAIN Langsa meluncurkan kampanye 'Semua Bisa Kuliah' untuk memperluas akses pendidikan tinggi lewat program...
Aceh Besar Luncurkan Beut Kitab Pemuda di Gampong Leu Ue
Gampong Leu Ue luncurkan Beut Kitab Pemuda untuk pembinaan agama dan karakter pemuda, didukung DPMG Aceh Bes...
Setahun Syech Muharam: Sekolah Rakyat, WTP, dan Lonjakan IPM
Setahun memimpin, Bupati Syech Muharam membawa Sekolah Rakyat, meraih WTP, mendorong kenaikan IPM dan meneka...
Polres Sabang Bersihkan Jaring Pukat Tersangkut di Iboih
Kapolres Sabang memimpin pembersihan jaring pukat di Gp. Iboih pada 6 Juni untuk mencegah kerusakan terumbu...