Panen Durian Nunukan Melimpah, Pasokan Kembali ke Pulau Nunukan
Pulau Nunukan — Panen durian lokal di Pulau Nunukan melimpah sejak Mei dan mencapai puncaknya pada Juli 2026. Kondisi ini mengubah pola pasokan buah; durian asal Pulau Sebatik yang biasa mendominasi kini menurun masuk ke Nunukan. Selasa (28/07/2026).
Panen dan kronologi
Pemerhati durian lokal, Rahman, mengatakan para petani yang menanam durian selama lebih dari satu dekade mulai menikmati hasilnya. Produksi meningkat sejak Mei lalu dan mencapai puncak di Juli.
"Petani Nunukan yang membudidayakan durian sejak 10 tahun lalu kini sudah menikmati panen raya sejak Mei lalu. Puncaknya terjadi pada Juli ini dan diprediksi akan terus berlangsung hingga September 2026 mendatang,"
Lonjakan produksi terlihat di sejumlah desa pesisir dan dataran rendah Pulau Nunukan. Musim panen yang berlangsung beberapa bulan memberi tekanan pasokan ke pasar lokal.
Dampak di pasar dan varietas yang dibudidayakan
Dampak panen raya langsung terasa di pasar. Durian dari Sebatik yang selama ini mendominasi pasar lokal kini jumlahnya berkurang. Stok lokal yang melimpah membuat pasokan lebih mudah dijangkau pembeli di Pulau Nunukan.
Selain durian lokal biasa, warga mulai mengembangkan varietas unggulan. Beberapa varietas yang disebutkan antara lain Musang King, Tembaga, dan Montong. Namun penyerapan untuk varietas premium ini belum optimal karena keterbatasan pasar.
"Serapan varietas premium ini masih terkendala segmentasi pasar karena lingkup penjualannya yang masih terbatas di wilayah Pulau Nunukan,"
Hingga kini, pemasaran varietas premium masih berskala lokal sehingga penjualannya belum menyentuh pasar yang lebih luas.
Durian Selisun, unggulan lokal
Pulau Nunukan juga memiliki varietas premium lokal bernama Durian Selisun. Varietas ini populer karena cita rasanya dan tekstur dagingnya yang khas.
- Warna daging: kuning pekat
- Tekstur: legit
- Rasa: manis gurih dengan sentuhan pahit di ujung lidah
Durian Selisun milik warga bernama Ahmad Amir kini dikembangkan secara resmi melalui teknik okulasi. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melakukan perbanyakan di penangkaran RM Garden, Samarinda, dan dilaporkan mulai menghasilkan buah.
Prospek dan catatan
Melimpahnya panen memberi peluang peningkatan pendapatan petani lokal bila distribusi dan pemasaran diperluas. Namun, pengembangan pasar untuk varietas premium tetap menjadi tantangan utama. Jika momentum panen dimanfaatkan, Pulau Nunukan berpotensi memperkuat posisinya sebagai penghasil durian berkualitas hingga musim panen berakhir pada September 2026.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...