Disbud DKI Pamerkan 60 Wastra Langka di Museum Tekstil
Dinas Kebudayaan DKI Jakarta membuka pameran wastra langka bertajuk Menjaga Warisan Budaya untuk Masa Depan di Museum Tekstil, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026. Pameran ini digelar sebagai bagian perayaan HUT ke-50 Museum Tekstil dan Himpunan Wastraprema (HWP). Puluhan kain bersejarah dipajang untuk memperkenalkan keragaman tekstil Nusantara kepada publik.
Pameran dan koleksi pilihan
Pameran menampilkan 60 wastra pilihan hasil kurasi dari arsip museum dan koleksi pribadi. Semua karya itu dipilih dari sekitar 500 koleksi yang ada. Beberapa kain bahkan berusia lebih dari seratus tahun dan dinilai memiliki nilai budaya tinggi.
"Kami menampilkan enam puluh wastra pilihan dari berbagai koleksi bersejarah yang dimiliki. Beberapa di antaranya bahkan telah berusia lebih dari seratus tahun dan memiliki nilai budaya tinggi,"
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menyatakan bahwa pemilihan karya mengedepankan signifikansi historis dan keunikan teknik pembuatan. Penataan pameran dibuat agar pengunjung dapat melihat perkembangan motif dan fungsi tekstil dari masa ke masa.
Hibah ulos pertama untuk Museum Tekstil
Salah satu penambahan penting adalah hibah 114 kain ulos dari kolektor Torang Sitorus. Menurut pihak museum, ini menjadi koleksi ulos pertama yang resmi masuk ke Museum Tekstil Jakarta.
Hadirnya kumpulan ulos tersebut diharapkan memperkaya dokumentasi wastra Nusantara dan memberi konteks baru dalam studi tekstil tradisional. Pengelola museum menyebutkan hibah itu penting untuk edukasi dan pelestarian budaya lokal.
Peran Himpunan Wastraprema
Himpunan Wastraprema telah lama berkontribusi pada koleksi Museum Tekstil. Ketua Umum HWP periode 2023-2027, Sri Sintasari Iskandar, menjelaskan beberapa sejarah hibah organisasi kepada museum.
"Pada awal pendirian, HWP menghibahkan 500 lembar wastra dari tokoh bangsa seperti dari Ibu Negara Tien Suharto. Selain itu, ada juga Ali Sadikin, Go Tik Swan, Gusti Putri Mangkunegoro VIII, Lasmidjah Hardi, dan Herawati Diah,"
Pada peringatan 25 tahun Museum Tekstil, HWP kembali menyerahkan sekitar 200 helai wastra. Memasuki usia ke-50, HWP menyumbang lagi melalui hibah 114 kain ulos.
Ringkasan koleksi
| Jenis | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Wastra pilihan | 60 | Kurasi dari ~500 koleksi |
| Koleksi asal | ~500 | Koleksi museum dan sumbangan |
| Hibah ulos | 114 | Dari kolektor Torang Sitorus |
| Hibah awal HWP | 500 | Hibah pendirian HWP |
| Hibah 25 tahun | 200 | Sumbangan HWP pada ulang tahun ke-25 museum |
Salah satu Kain Panjang Gajah Birawa karya R. Ay Siti Hartinah Soeharto turut dipamerkan dalam acara ini.
Waktu kunjungan dan penutup
Pameran dibuka untuk umum mulai 24 Juni hingga 30 Agustus 2026. Pengunjung dapat mempelajari teknik, motif, dan makna sosial dari berbagai wastra Nusantara secara langsung.
Penyelenggara mengajak masyarakat datang dan mendukung upaya pelestarian warisan tekstil Indonesia. Pameran ini sekaligus memperkuat fungsi museum sebagai pusat edukasi dan dokumentasi kebudayaan bangsa.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Bandung Lautan Api: Pembakaran Kota 24 Maret 1946
Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946 adalah pembakaran terencana untuk mengosongkan kota agar fasilitas tid...
15 Agustus: Hari Perdamaian, Kemerdekaan, dan Perayaan Keagamaan
15 Agustus menandai pengumuman penyerahan Jepang 1945, Hari Perdamaian Aceh, kemerdekaan beberapa negara, da...
Mengenal BPUPKI: Titik Awal Gagasan Kemerdekaan
BPUPKI didirikan 1 Maret 1945 sebagai forum perumusan dasar negara; Soekarno memperkenalkan Pancasila pada 1...
Tapal Market Luncurkan Gabin Tapal, Rethink Gabin di Bandung
Tapal Market meluncurkan Gabin Tapal di Bandung sebagai bagian dari RETHINK GABIN, menawarkan enam interpret...
Makna Hymne Guru: Peran Pendidik dalam Membangun Generasi Bangsa
Lagu 'Hymne Guru' karya Sartono (1980) mengapresiasi peran guru dalam mencerdaskan dan membentuk karakter ge...
13 Agustus: HUT MK, Hari Kidal & Peringatan Lainnya
13 Agustus menandai HUT Mahkamah Konstitusi serta peringatan internasional seperti Hari Kidal dan Hari Filet...