Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memberi apresiasi atas pameran lukisan SBY Art Community yang digelar pada 18–30 Agustus 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pameran ini dinilai menjadi ruang kolaborasi seniman Indonesia dan internasional serta menyampaikan pesan perdamaian melalui karya seni.
Pameran dan jadwal
Pameran berlangsung di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) dan menampilkan berbagai respons seni terhadap dinamika global. Kegiatan ini buka untuk publik selama 13 hari sejak 18 Agustus 2026.
Apresiasi Menekraf
Riefky menilai karya yang dipamerkan mampu menyampaikan gagasan secara luas melalui bahasa seni. Ia menyampaikan penghargaan kepada komunitas dan para pelukis yang terlibat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada SBY Art Community beserta para pelukis yang tergabung di dalamnya. Melalui karya-karya yang ditampilkan, para seniman menyampaikan respons dan refleksi terhadap situasi global yang terjadi saat ini,”
Pernyataan itu disampaikan Riefky dalam keterangan pers di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026. Menurutnya, pameran memudahkan publik—khususnya warga Jakarta—memahami gagasan seniman.
Diplomasi budaya dan kolaborasi internasional
Pameran juga menjadi medium diplomasi budaya. Salah satu kolaborator internasional adalah pelukis dari Berlin, Christopher Lehmpfuhl, yang terlibat bertukar karya dan ide dengan seniman lokal.
Kementerian Ekonomi Kreatif berharap kolaborasi ini terus berkembang untuk membuka peluang bagi seniman Indonesia menembus jaringan internasional.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai seni dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat dan antarnegara.
“Rasanya seni bisa menjadi sesuatu yang memoderasi, mendamaikan. Mudah-mudahan hubungan baik antara kedua kota, antara kedua negara, bisa dijembatani melalui kolaborasi semacam ini,”
Koleksi, kurasi, dan isi pameran
Pameran dikuratori oleh Gie Sanjaya dan menampilkan 150 lukisan terkurasi. Susunan karya menurut kategori tercatat sebagai berikut:
| Kategori | Jumlah Karya |
|---|---|
| Karya SBY | 52 |
| Karya Christopher Lehmpfuhl | 29 |
| Karya seniman SAC | 63 |
| Seniman cilik | 5 |
| Kolaborasi lain | 1 |
Impak dan prospek
Pameran ini bukan sekadar pameran visual, melainkan upaya memperluas jejaring dan diplomasi budaya lewat seni. Kementerian berharap inisiatif serupa mendorong lebih banyak kolaborasi lintas negara dan membuka peluang bagi seniman Indonesia untuk berkarya di panggung internasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...
Kemenko PMK Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Kemenko PMK memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan pascagempa NTT, memaksimalkan gudang di Labuan Bajo...
512 Sekolah Terdampak Gempa Flores, Pembelajaran Beralih Daring
Sebanyak 512 sekolah di Flores terdampak gempa 7,7 pada 19 Agustus 2026; pembelajaran beralih daring dan ten...
FEB UIN Jakarta Kejar Akreditasi AACSB Menuju Sekolah Bisnis Global
FEB UIN Jakarta mempercepat persiapan akreditasi AACSB dengan inovasi S3 Perbankan Syariah dan target pening...
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...