Palladium dan Platinum Jadi Favorit Cincin Nikah Pasangan Muslim
Palladium dan platinum muncul sebagai material paling diminati pasangan Muslim saat memilih cincin nikah. Pernyataan itu disampaikan Sepriani Paula, pemilik Ube Jewerelly, dalam program Obrolan UMKM Bicara RRI PRO1 Sanggau, Senin 27 Juli 2026. Menurutnya, pilihan material dipengaruhi oleh kombinasi pertimbangan desain dan kemampuan finansial.
Anggaran dan desain jadi penentu utama
Sepriani menekankan bahwa tidak ada satu pilihan yang cocok untuk semua pasangan. Banyak calon pengantin menyesuaikan pilihan cincin dengan anggaran keluarga sambil mempertimbangkan selera pribadi dan keserasian desain antara pasangan.
"Sebenarnya paling banyak itu tergantung ya, karena mereka menyesuaikan budget lagi kembali ke pasangan masing-masing, lalu mereka juga menyesuaikan juga desiannya,"
Alasan palladium dan platinum populer
Menurut narasumber, palladium dan platinum menempati posisi teratas karena kombinasi beberapa keunggulan. Material ini dinilai kuat, tampil elegan, dan cocok bagi banyak pasangan yang mencari kesan modern namun tetap bernilai simbolis.
"Tapi yang paling banyak digunakan untuk yang muslim itu paling banyak itu bahan palladium dan platinum. Karena selain materialnya sangat kuat, itu juga sangat direkomendasikan untuk pria muslim,"
Dengan kata lain, faktor kekuatan dan rekomendasi khusus untuk pria Muslim menjadi alasan utama tren tersebut.
Opsi lain: emas putih dan emas kuning
Selain palladium dan platinum, emas putih masih masuk daftar populer di kalangan masyarakat Muslim. Emas putih dipilih karena memberi kesan mewah dan mudah dipadukan dengan berbagai desain cincin.
Sementara itu, harga menjadi pembeda penting. Sepriani mencatat bahwa emas kuning masih memegang posisi sebagai material termahal menurut pengamatannya di pasar.
"Untuk yang paling mahal di sini masih emas ya bang. Karena, kita tahu sendiri harga emas sekarang ya seperti itu,"
Implikasi bagi calon pengantin
Kesimpulannya, saat memilih cincin nikah pasangan Muslim umumnya menimbang antara tampilan, kekuatan material, dan anggaran. Pilihan palladium atau platinum cocok bagi yang mengutamakan daya tahan dan kesan modern, sementara emas putih menawarkan tampilan mewah yang fleksibel secara desain. Harga emas kuning tetap menjadi faktor penghambat bagi sebagian pasangan.
Ke depan, keputusan akhir tetap kembali ke pasangan, yang memilih simbol ikatan berdasarkan prioritas nilai estetika dan kemampuan finansial.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...