Mimi Bento Kembangkan Usaha Kuliner Lewat Jualan Keliling
Mimi Bento, usaha kuliner mikro di Kota Palembang, memperluas jangkauan pelanggan dengan strategi jualan berpindah sejak April 2025. Pemilik Resti mengatakan penjualan berjalan pagi dan sore di beberapa titik kota, dengan harga menu mulai Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, sehingga menarik pembeli dari berbagai kalangan.
Awal usaha dan perkembangan
Resti memulai Mimi Bento dari menerima titipan kue dan menjual menu sarapan. Seiring bertambahnya pembeli, variasi menu berkembang menjadi lebih beragam, mencakup makanan berat, minuman, camilan, dan hidangan penutup.
"Awalnya kami cuma menerima titipan kue sama jual menu sarapan. Alhamdulillah, sekarang pembelinya makin banyak dan kami bisa buka di beberapa titik," ujar Resti saat ditemui Sabtu, 25 Juli 2026.
Strategi jualan berpindah
Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, Mimi Bento menerapkan sistem berjualan berpindah lokasi setiap hari. Langkah ini memudahkan konsumen mendapatkan menu tanpa harus datang ke gerai tetap.
Jadwal penjualan harian yang diberlakukan Mimi Bento mencakup lokasi dan waktu sebagai berikut:
- Pagi: Jalan Sukabangun II dan kawasan Springhill, mulai pukul 06.00 WIB hingga seluruh menu habis.
- Sore: bergantian di Plaju, Springhill, Sako, Perumnas, dan Sekip Ujung sesuai jadwal.
Peran media sosial
Resti menyebut media sosial menjadi kunci penyebaran informasi lokasi berjualan. Akun TikTok Mimi Bento rutin memperbarui titik penjualan setiap hari, sehingga pelanggan mudah mengetahui posisi penjual.
"Karena kami jualannya berpindah-pindah, lokasi selalu kami bagikan lewat TikTok. Jadi pelanggan lebih mudah mencari kami,"
Penggunaan platform singkat ini mempermudah komunikasi langsung dengan pelanggan dan membantu promosi tanpa biaya besar.
Respon pelanggan
Pelanggan setia memberi respons positif terhadap konsep dan kualitas makanan. Nurkholifah, salah satu pelanggan, menyebut aneka menu dan harga terjangkau menjadi alasan ia rutin membeli.
"Saya biasanya mille crepes durian sama roti kukus srikaya. Menunya banyak, rasanya enak, harganya juga terjangkau,"
Ia menambahkan bahwa pembaruan lokasi lewat media sosial membuatnya mudah mampir ketika penjual berada dekat rumah.
Implikasi dan prospek
Perkembangan Mimi Bento menunjukkan bahwa inovasi sederhana seperti model jualan berpindah dan pemanfaatan media sosial dapat mendorong pertumbuhan UMKM kuliner. Konsistensi layanan, pengelolaan jadwal yang jelas, dan variasi menu menjadi faktor penting untuk mempertahankan pelanggan.
Ke depan, Mimi Bento berpotensi memperluas titik berjualan atau menambah layanan pesan-antar bila permintaan terus meningkat. Strategi digital yang terarah juga dapat meningkatkan daya saing usaha mikro sejenis di Palembang.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...