MES Palangka Raya Siap Jalankan Program Inovatif Ekonomi Syariah
Palangka Raya, 28 Juli 2026 — Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalimantan Tengah, Norhani, menyatakan optimisme atas kemampuan pengurus baru MES Kota Palangka Raya menjalankan program-program inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat. Pengurus periode 1448–1451 Hijriah resmi dilantik pada 25 Juli 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya.
Pelantikan: momentum penguatan ekonomi syariah
Pelantikan pengurus daerah MES Kota Palangka Raya berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah serta pemangku kepentingan terkait. Acara tersebut menandai awal kerja organisasi untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di kota ini.
Norhani memberi ucapan selamat dan berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta berkontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah di daerah.
"Kami berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan berkontribusi dalam memperkuat perkembangan ekonomi syariah di daerah,"
Program prioritas: UMKM dan sertifikasi halal
Pengurus MES menempatkan peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu fokus utama. Upaya ini meliputi peningkatan sertifikasi halal untuk produk lokal agar pelaku usaha lebih mudah mengakses pasar yang lebih luas.
"Upaya yang perlu diperkuat di antaranya peningkatan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan literasi dan edukasi mengenai ekonomi syariah kepada masyarakat,"
Digitalisasi sebagai pendorong daya saing
Selain penguatan aspek kepatuhan halal, pengurus baru juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi. Digitalisasi diharapkan memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha syariah di Palangka Raya.
Wakil Ketua MES Kota Palangka Raya, Riduan, menyatakan dukungan penuh terhadap visi dan misi tersebut, termasuk langkah konkret untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui platform digital dan pelatihan teknis.
Dukungan kolaboratif dan langkah ke depan
Para pemangku kepentingan yang hadir menyatakan kesiapan untuk mendukung program MES melalui kolaborasi antarinstansi dan pelibatan sektor swasta. Pendekatan ini diharapkan mempercepat implementasi kebijakan yang menguntungkan pelaku ekonomi syariah.
Secara keseluruhan, kepengurusan baru MES Kota Palangka Raya diarahkan untuk menggabungkan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan keikhlasan dalam menjalankan program yang bersifat inovatif dan berkelanjutan. Langkah-langkah awal akan difokuskan pada sertifikasi halal, literasi ekonomi syariah, dan digitalisasi UMKM sebagai prioritas jangka pendek.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...