Fraksi Gabungan Apresiasi Optimalisasi Aset dan Minta Transparansi di Banda Aceh
BANDA ACEH — Fraksi Gabungan Golkar–PKB–PPP DPRK Banda Aceh menyambut baik komitmen Pemerintah Kota dalam mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum produktif. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi, Faisal Ridha, saat membacakan pandangan akhir fraksi dalam rapat paripurna DPRK, Jumat (24/7).
Apresiasi disertai syarat transparansi
Fraksi mengapresiasi langkah pemanfaatan aset melalui berbagai skema kerja sama. Namun, mereka menegaskan setiap pemanfaatan harus dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan berpegang pada prinsip tata kelola yang baik.
Menurut fraksi, optimalisasi aset harus memberikan nilai tambah bagi daerah tanpa mengurangi penguasaan pemerintah atas aset strategis.
Inventarisasi dan legalitas harus dipercepat
Fraksi mengingatkan pemerintah untuk mempercepat inventarisasi, penataan administrasi, dan penyelesaian legalitas aset. Langkah ini penting agar aset daerah bisa dimanfaatkan optimal dan terhindar dari sengketa atau penyalahgunaan.
Fokus anggaran pada hasil yang berdampak
Fraksi menyambut komitmen pemerintah menaikkan kualitas belanja daerah yang berorientasi pada outcome dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Mereka mendorong alokasi anggaran terfokus pada persoalan strategis berikut:
- peningkatan kualitas pelayanan dasar,
- penanggulangan banjir dan peningkatan drainase,
- penataan kebersihan kota dan ruang terbuka hijau,
- penguatan UMKM dan ekonomi syariah,
- peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan,
- percepatan transformasi digital pelayanan publik.
"Untuk itu, evaluasi terhadap capaian indikator kinerja dalam RPJMD perlu dilakukan secara berkala agar setiap program benar-benar menghasilkan manfaat yang terukur,"
Optimalisasi PAD: bukan hanya soal penyesuaian target
Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor hotel dan restoran, fraksi memahami pertimbangan pemerintah saat menetapkan target pajak. Namun, mereka menekankan bahwa optimalisasi PAD tidak boleh hanya mengandalkan penyesuaian target.
Upaya yang diminta meliputi memperluas basis pajak, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat pengawasan, dan memanfaatkan sistem digital dalam pengelolaan perpajakan daerah. Fraksi juga mengapresiasi kenaikan target pajak restoran dengan catatan adanya strategi terukur agar tidak menghambat dunia usaha.
Pengembangan ekonomi, infrastruktur, dan pariwisata
Fraksi mendukung rencana pemanfaatan pasar sebagai Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembinaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah, serta optimalisasi pariwisata sebagai sumber PAD. Mereka juga menyetujui pembangunan cold storage, penyempurnaan Banda Aceh Academy, dan percepatan sinkronisasi RDTR serta sistem OSS untuk meningkatkan investasi.
"Namun, percepatan penyelesaian seluruh hambatan administrasi dan teknis harus menjadi prioritas agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,"
Penataan kota: konsisten dan humanis
Fraksi mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap penertiban bangunan liar, pedagang kaki lima, reklame, jaringan utilitas, menara telekomunikasi, dan peningkatan infrastruktur jalan. Mereka berharap penataan kota dilaksanakan secara konsisten, humanis, berkeadilan, serta mengedepankan kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas.
Secara keseluruhan, fraksi meminta agar seluruh program disertai indikator kinerja jelas, target terukur, dan evaluasi berkala agar kebijakan benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan kemandirian fiskal daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Langsa Bongkar Ladang Ganja, 83 Tanaman Diamankan
Satresnarkoba Polres Langsa menangkap satu tersangka dan mengamankan 83 batang ganja di ladang sawit Gampong...
IAIN Langsa Kembangkan Pusat BIPA, Tarik 657 Calon Mahasiswa Internasional
IAIN Langsa lakukan studi banding ke UMSU untuk membangun Pusat BIPA sebagai dukungan bagi 657 calon mahasis...
Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula untuk SD dan SMP
Aceh Besar menggelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula untuk SD dan SMP sebagai evaluasi satu tahun program priori...
MTQ Lhoksukon 2026 Dibuka, 102 Peserta Ikuti Perlombaan
Pembukaan MTQ Kecamatan Lhoksukon 2026 digelar 24 Juli di Masjid Al-Ihsan dengan 102 peserta; acara berlangs...
PWI Langsa Gelar Pelatihan Kewartawanan di Bukit Lawang
PWI Kota Langsa menggelar pelatihan kewartawanan di Bukit Lawang (24-26 Juli 2026) untuk memperkuat kompeten...
Gerindra Minta Anggaran DPKP 2025 Ditingkatkan untuk Ketahanan Pangan
Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh minta peningkatan anggaran DPKP 2025 untuk ketahanan pangan dan dorong imple...