Bea Cukai Ungkap Oknum Bandara Terlibat Penyelundupan Emas
Bea Cukai mencium keterlibatan oknum petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam jaringan penyelundupan emas internasional. Pengungkapan teranyar itu terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah penindakan terhadap upaya membawa keluar 30 keping emas batangan seberat 22,317 kilogram senilai sekitar Rp60 miliar menuju Hong Kong.
Temuan dan modus operasi
Petugas Bea Cukai menyatakan sindikat diduga memanfaatkan oknum ground handling yang bekerja sehari-hari di bandara. Keterlibatan orang dalam ini mempermudah penyamaran barang bukti dan menembus sistem keamanan standar.
Penelusuran berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta koordinasi intensif dengan otoritas keamanan penerbangan (Aviation Security/Avsec) menjadi kunci terkuaknya dugaan tersebut. Menurut Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, pola ini mirip dengan kasus-kasus sebelumnya.
Sama seperti salah satu dari kasus sebelumnya, ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling. Dimana dia yang memang bekerja sehari-hari di bandara,
Penindakan dan barang bukti
Dalam operasi itu, Direktorat Jenderal Bea Cukai menyita 30 keping emas batangan dengan total berat 22,317 kilogram dan perkiraan nilai mencapai Rp60 miliar. Emas tersebut diduga hendak diselundupkan oleh warga negara Tiongkok menuju Hong Kong melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Jadi, pada malam selesai melaksanakan konferensi pers kurang lebih sekitar pukul jam 23.50, kami kembali menggagalkan upaya penyelundupan tersebut. Kali ini total seberat 22,317 kilogram atau dengan nilai barang sebesar Rp 60 miliar,
Dampak dan langkah selanjutnya
Direktur Jenderal Bea Cukai mengatakan kasus ini terhubung dengan jaringan yang sebelumnya telah diungkap. Penindakan diadakan tak lama setelah konferensi pers yang juga membahas kasus serupa dengan tujuan Hong Kong dan Dubai.
Bea Cukai menyatakan akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan pihak internal dan jaringan internasional. Koordinasi dengan Avsec dan instansi terkait akan diperkuat untuk menutup celah operasional yang dimanfaatkan sindikat.
Penindakan ini menegaskan fokus aparat pada upaya menghentikan aliran barang ilegal yang melibatkan oknum internal serta mereduksi risiko kebocoran keamanan di fasilitas bandara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...
Muhaimin Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi
Menko Muhaimin mendorong perumahan dikembangkan jadi ekosistem ekonomi melalui 1001 Pasar Rakyat, membuka ak...
Menko Muhaimin Dorong '1001 Pasar Rakyat' untuk Perkuat UMKM
Menko Muhaimin dorong konsep 1001 Pasar Rakyat di Bekasi (4 Okt 2026) untuk memperkuat UMKM, koperasi, dan k...