OJK Targetkan Semua Asuransi Terapkan KAPJ Akhir 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan seluruh perusahaan asuransi kesehatan menerapkan KAPJ (Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan) pada akhir 2026. Target ini dimaksudkan untuk memperkuat integrasi data, standardisasi proses, dan akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan.
Satuan Tugas KAPJ dan pemangku kepentingan
Implementasi KAPJ berjalan melalui pembentukan Satuan Tugas KAPJ yang dipimpin OJK. Pembentukan ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK).
Satuan tugas melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor kesehatan untuk menyelaraskan kepentingan dan proses operasional.
- Kementerian Kesehatan
- BPJS Kesehatan
- Asosiasi rumah sakit
- Asosiasi perusahaan asuransi
Penandatanganan kerja sama dan pihak yang terlibat
OJK mencatat telah ada inisiasi kerja sama antarperusahaan asuransi dan jaringan rumah sakit sebagai bagian dari upaya awal integrasi.
Kelima perusahaan asuransi yang menandatangani perjanjian kerja sama awal adalah:
- AIA Financial
- BRI Life
- Manulife Indonesia
- Manulife Indonesia Syariah
- Asuransi Jiwa BCA
Sementara jaringan fasilitas kesehatan yang terlibat meliputi:
- Primaya Hospital Group
- Hermina Hospital Group
- Siloam Hospital Group
- Rumah Sakit Kasih Grup
- Rumah Sakit Sentra Medika Group
- Rumah Sakit Azra Bogor
- Rumah Sakit Dinda Tangerang
"OJK memperkuat ekosistem asuransi kesehatan melalui task force penguatan ekosistem asuransi kesehatan melalui koordinasi antar penyenggara jaminan atau KAPJ. Ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara lima perusahaan asuransi dengan tujuh jaringan fasilitas rumah sakit pada tanggal 3 September 2026 yang lalu,"
Dampak yang diharapkan
Menurut OJK, KAPJ dirancang untuk menyeragamkan sistem dan mempercepat proses administrasi klaim dan verifikasi. Integrasi data juga diharapkan mengurangi hambatan operasional antara asuransi dan fasilitas kesehatan.
"Hal ini penting mengingat health protection masih menjadi salah satu protection gap di Indonesia. Dengan ekosistem yang lebih terintegrasi dan efisien, diharapkan akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan dapat semakin luas dan berkualitas,"
Data premi dan klaim industri
Industri asuransi menunjukkan pertumbuhan premi seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan. OJK mencatat data sampai Juli 2026 sebagai berikut.
| Kategori | Nilai (Rp triliun) |
|---|---|
| Total premi industri | 31,49 |
| Premi asuransi jiwa | 24,10 |
| Premi asuransi umum | 7,39 |
| Total klaim produk asuransi kesehatan | 19,37 |
| Klaim asuransi jiwa | 15,24 |
| Klaim asuransi umum | 4,13 |
Langkah ke depan dan kebijakan
OJK menyatakan Satuan Tugas KAPJ akan memperluas kolaborasi dan mendorong penerapan koordinasi ke seluruh perusahaan asuransi. Target penerapan penuh ditetapkan pada akhir 2026.
Pelaksanaan kebijakan ini juga merujuk pada Peraturan OJK Nomor 36 Tahun 2025 sebagai landasan penguatan ekosistem asuransi kesehatan nasional.
Dengan langkah ini, OJK berharap integrasi dan standar baru akan memperluas akses perlindungan kesehatan dan menutup gap proteksi di masyarakat.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Kereta Cepat Whoosh Aman Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau
Whoosh tetap beroperasi aman setelah erupsi Anak Krakatau; OCC catat OCS dan persinyalan berfungsi normal, p...
BEI Gelar Public Expose Live 2026, Buka Peluang Investasi
BEI menggelar Public Expose Live 2026 (7–11 Sept) secara virtual dengan 45 perusahaan, memberi akses informa...
Erupsi Anak Krakatau Hambat Arus Ekspor-Impor via Soekarno-Hatta
SCI peringatkan erupsi Anak Krakatau dapat menghambat ekspor-impor lewat Soekarno-Hatta; gangguan 8 jam bisa...
Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640, Tertahan Ketegangan Timur Tengah
Rupiah menguat tipis ke Rp17.640 per USD pada penutupan, namun penguatan tertekan oleh ketegangan AS-Iran da...
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terkendali di Tengah Risiko Global
OJK menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan terjaga meski risiko geopolitik, El Niño, dan perlambatan glo...
Hilirisasi Mineral Kunci Perkuat Kedaulatan Ekonomi Indonesia
Hilirisasi mineral dipandang kunci untuk memperkuat kedaulatan ekonomi; pengelolaan terintegrasi dan peran g...