SARGA.CO Gelar 8 Kejuaraan Pacuan Kuda Nasional 2026
SARGA.CO menyelenggarakan delapan kejuaraan pacuan kuda nasional sepanjang 2026 melalui platform Indonesia’s Horse Racing (IHR). Kalender resmi diumumkan pada 7 September 2026 dan digelar bekerja sama dengan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Tujuannya adalah meningkatkan profil pacuan kuda Indonesia menuju panggung internasional.
Jadwal dan lokasi kompetisi
Rangkaian kejuaraan dimulai pada 15 Februari dan berakhir pada November 2026. Setiap seri diadakan di wilayah berbeda untuk menonjolkan karakter lokal dan menarik wisatawan.
- 15 Februari — Jateng Derby, Kabupaten Semarang
- 4 April — Pertiwi Cup, Stadion Sultan Agung Bantul
- 10 Mei — Piala Raja Mangkunegaran, Gelanggang Tegalwaton
- Juni — Piala Paku Alam, Bantul (sepanjang bulan)
- 26 Juli — Indonesia Derby, Gelanggang Legokjawa, Pangandaran, Jawa Barat
- Agustus/September — Merdeka Cup, Sumatera Barat
- Oktober — Kejurnas Seri II, Sulawesi Utara
- November — Piala Hamengku Buwono X, penutup kalender
Strategi siaran dan target internasional
SARGA.CO menegaskan akan memproduksi siaran berstandar internasional untuk menjangkau audiens global. Produk siaran berbahasa Inggris disiapkan sebagai bagian dari tema Race to the World Stage IHR 2026.
"Memproduksi sebuah siaran berstandar internasional untuk menjangkau masyarakat global merupakan salah satu implementasi dari tema IHR 2026 yaitu Race to the World Stage. Kami berharap siaran IHR berbahasa Inggris ini dapat menjadi pintu masuk perhatian dan minat audiens dan komunitas dunia terhadap pacuan kuda di Indonesia,"
Kutipan di atas disampaikan oleh Kevin Jonathan, VP Marketing & Operation SARGA.CO.
Dampak budaya dan ekonomi
Direktur Komersial SARGA.CO, Diana Airin, menyatakan apresiasi atas antusiasme publik. Perusahaan yang berdiri sejak 2023 itu menyebut IHR bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya profesionalisasi pacuan kuda dengan tetap menghargai tradisi lokal.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan IHR sepanjang 2026. Bagi kami, IHR bukan hanya mengenai siapa yang menjadi juara di lintasan, melainkan juga bagian dari perjalanan untuk membangun pacuan kuda Indonesia menjadi semakin profesional dan modern, sekaligus tetap menghargai tradisi dan kearifan lokal,"
Setiap lokasi menampilkan karakter budaya berkuda yang berbeda. Pengembangan kompetisi profesional diyakini dapat mendorong potensi ekonomi kreatif di berbagai daerah Nusantara.
Penutup
Dengan rangkaian yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi, IHR 2026 menargetkan jangkauan nasional dan perhatian internasional. Penutupan kalender pada Piala Hamengku Buwono X pada November akan jadi momen evaluasi kesiapan pacuan kuda Indonesia menuju panggung dunia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...
Marc Klok: Tantangan Format Baru Liga 1 2024/2025 bagi Persib
Marc Klok menyambut tantangan format baru Liga 1 2024/2025: juara ditentukan lewat double round robin tanpa...