Dortmund Jamu Villarreal, Fokuskan Penguasaan Bola
Borussia Dortmund akan membuka kampanye Liga Champions 2026/27 dengan menjamu Villarreal CF di Signal Iduna Park pada Rabu, 9 September 2026 pukul 02:00 WIB. Pelatih Niko Kovac menegaskan perhatian utama timnya adalah membatasi penguasaan bola lawan untuk memaksa Villarreal bermain bertahan.
Rekor kandang dan lawatan Villarreal
Dortmund memulai di kandang sendiri dengan statistik kuat: dalam 26 pertandingan kandang terakhir di Liga Champions, mereka hanya menelan empat kekalahan (15 kemenangan, 7 seri). Statistik itu memberi optimisme bahwa BVB bisa melangkah positif di awal kompetisi.
Sementara itu, Villarreal datang dengan catatan tandang kurang meyakinkan di Eropa; mereka kalah dalam lima pertandingan tandang terakhir pada ajang kontinental. Meski begitu, catatan domestik menunjukkan kekuatan tim Spanyol itu karena finis di posisi tiga besar La Liga 2025/26.
Pernyataan Niko Kovac
Dalam jumpa pers prapertandingan pada Senin, 7 September 2026, Kovac memperingatkan agar timnya tidak meremehkan lawan.
"Untuk kedua kalinya secara berturut-turut kembali ke Liga Champions dengan finis di posisi ketiga La Liga musim lalu. Biasanya, tiga posisi teratas sudah ada pemilik tetapnya, sehingga jika Anda masuk ke sana sebagai tim Spanyol keempat dalam jajaran tersebut, itu menunjukkan kualitas tersendiri."
"Mereka memiliki pelatih baru yang tetap menerapkan gaya permainan khas mereka. Banyak penguasaan bola, secara teknis sangat rapi, sangat akurat dalam eksekusinya; Ini adalah tim yang minim melakukan kesalahan saat menguasai bola,"
Strategi Dortmund
Kovac menegaskan rencana taktikal: memotong durasi penguasaan bola Villarreal sehingga mereka dipaksa lebih banyak bertahan. Strategi ini juga bertujuan mengulangi hasil positif sebelumnya saat Dortmund menang 4-0 di pertemuan Liga Champions musim 2025/26.
"Kami harus memastikan untuk membatasi durasi penguasaan bola mereka karena jika kami yang memegang bola, mereka tidak bisa memainkan permainan mereka. Itu berarti mereka harus lebih banyak bertahan,"
Ia menambahkan bahwa laga tetap diperkirakan berlangsung sulit meski bermain di Signal Iduna Park.
Proyeksi dan implikasi
Pertandingan ini berpotensi menentukan momentum awal kedua tim di fase grup. Jika Dortmund berhasil menerapkan pembatasan penguasaan bola, mereka punya peluang mengontrol ritme laga dan meraih tiga poin penting di kandang.
Sebaliknya, kegagalan mengekang dominasi Villarreal dapat membuat Dortmund menghadapi serangan terorganisir dari tim Spanyol yang terbukti efisien secara teknis. Kedua tim diharapkan menyiapkan skema khusus untuk memaksimalkan kekuatan masing-masing.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia Juara Dunia Boccia 2026, Raih 3 Emas dan 1 Perak
Indonesia juara dunia boccia 2026 di Seoul dengan tiga emas dan satu perak, memantapkan peluang kualifikasi...
Amorim: Milan Tak Layak Menang usai Imbang 1-1 vs Juventus
Ruben Amorim mengakui Milan tak layak menang setelah ditahan Juventus 1-1 di Allianz Stadium, menyebut masal...
Arteta: Kemenangan atas Chelsea Bukti Arsenal Bisa Lebih Baik
Arteta puji Arsenal usai menang 2-1 atas Chelsea di Emirates; ia melihat tanda-tanda tim bisa lebih baik dar...
Alonso Puji Semangat Chelsea Meski Kalah 2-1 dari Arsenal
Xabi Alonso memuji semangat Chelsea meski tumbang 2-1 dari Arsenal di Emirates Stadium, Minggu 6 September 2...
Barca Bungkam Valencia 5-0, Flick Puji Performa Tim
Barcelona menaklukkan Valencia 5-0 di Mestalla, Lamine Yamal brace; Flick puji performa namun minta kontrol...
Erupsi Anak Krakatau Paksa Persija Pulang Lewat Yogyakarta
Erupsi Anak Krakatau memaksa Persija pulang lewat Yogyakarta setelah Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementar...