Gaya Hidup

Destinasi NTT Tutup Pasca Gempa Magnitudo 7,7, Labuan Bajo Kembali Operasi

Bagikan:

Kupang, NTT. Beberapa destinasi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang pada 15 Agustus. Penutupan bersifat pencegahan untuk menilai kerusakan dan keselamatan, sementara sejumlah objek utama di sekitar Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo sudah beroperasi kembali.

Destinasi yang Ditutup

Pihak berwenang menutup sementara beberapa lokasi yang dinilai berisiko hingga kondisi dinyatakan aman. Penutupan diberlakukan untuk melindungi pengunjung sembari tim teknis melakukan pemeriksaan lapangan.

  • Wae Rebo dan Ruteng Pu'u (Kabupaten Manggarai)
  • Taman Nasional Kelimutu (Ende) — ditutup setelah longsor di dinding kawah
  • Maumere Bay Island Cluster Marine Tourism Park (Sikka)
  • Beberapa kawasan pariwisata di Ngada dan Nagekeo yang mengalami gangguan telekomunikasi dan listrik

Belum ada jadwal resmi pembukaan kembali untuk lokasi-lokasi tersebut. Wisatawan diimbau tidak membuat rencana non-refundable dengan asumsi destinasi akan segera buka.

Gangguan Penerbangan

Gempa turut mengganggu layanan udara di sebagian wilayah Flores. Beberapa bandara menyesuaikan jadwal atau membatalkan rute demi keselamatan penumpang.

  • Bandara Ende: pembatalan semua penerbangan hingga 20 Agustus
  • Frans Sales Lega (Ruteng): pembatalan layanan Wings Air hingga 22 Agustus
  • Bandara lain seperti Komodo (Labuan Bajo), Frans Seda (Maumere), dan Gewayantana (Larantuka) tetap beroperasi dengan penyesuaian jadwal

Konfirmasi langsung ke maskapai sangat disarankan sebelum berangkat ke bandara.

Labuan Bajo dan Komodo Kembali Beroperasi

Situasi relatif lebih kondusif di Labuan Bajo, salah satu gerbang pariwisata internasional. Pelabuhan Marina Labuan Bajo beroperasi normal dan akses pelayaran ke Taman Nasional Komodo telah dibuka kembali.

  • Obyek yang sudah menerima kunjungan: Pulau Padar, Loh Liang (Pulau Komodo), Loh Buaya (Pulau Rinca), dan Gili Lawa
  • Destinasi lain yang buka: Pulau Kelor, Desa Tradisional Todo (Manggarai), dan Goa Batu Cermin (dibuka 16 Agustus)

Otoritas mencatat lebih dari 2.000 pengunjung tercatat di kawasan pada 17 Agustus, namun pengunjung tetap diingatkan untuk memantau pembaruan resmi karena aftershock dan gangguan lokal masih mungkin terjadi.

Keamanan Hotel dan Infrastruktur

Mayoritas hotel besar di Kabupaten Manggarai Barat dilaporkan aman meski beberapa mengalami kerusakan ringan. Layanan listrik dan internet di Labuan Bajo juga sudah pulih, dan belum ada laporan tamu hotel memendekkan masa tinggal secara signifikan.

  • Hotel dilaporkan aman antara lain: Ayana, Crowne Plaza, Sudamala, Ta'aktana Marriott, dan Meruorah

Saran untuk Wisatawan

Kementerian Pariwisata dan Labuan Bajo Flores Tourism Authority (BPOLBF) terus memantau kondisi. Wisatawan dan pelaku usaha dapat menghubungi hotline informasi pariwisata BPOLBF untuk pembaruan kondisi destinasi, akses transportasi, dan akomodasi.

Hotline BPOLBF: +62 811-3879-4555.

Gempa pada 15 Agustus menyebabkan 71 korban meninggal dan kerusakan di beberapa bagian NTT. Karena risiko aftershock masih ada, pengecekan kondisi destinasi secara spesifik wajib dilakukan sebelum merencanakan perjalanan ke daerah terdampak.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait