Nilai Tasawuf dalam Ibadah Haji, Penjelasan Dr Tohir Ritonga
Dr H. Muhammad Tohir Ritonga Lc MA, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia Sumut Kloter 15 KNO dan Dekan FAI Univa Medan, menyampaikan di Makkah pada Senin (18/5) bahwa ibadah haji tidak hanya soal fikih. Ia menegaskan haji juga terkait tasawuf, tauhid, serta aspek sejarah yang memberi makna spiritual dalam pelaksanaannya.
Ibadah haji: dimensi fikih dan spiritual
Menurut Tohir, aspek hukum fikih tetap penting karena menentukan rukun, wajib, sunnah, makruh, dan pembatal haji. Namun demikian, praktik haji juga sarat hikmah tasawuf yang membentuk akhlak jamaah. Dengan demikian, haji menjadi proses lahir dan batin menuju kesucian.
Sepuluh nilai tasawuf dalam pelaksanaan haji
Ia merinci sepuluh nilai tasawuf yang tersirat dalam rangkaian ibadah haji. Berikut penjelasan singkat setiap nilai sesuai urutan ritual:
-
Keluar rumah
Keberangkatan menuntut calon haji meninggalkan kehidupan duniawi yang bertentangan syariat. Ini simbol pelepasan diri dari dosa dan pengalihan semangat ke ibadah ukhrawi.
-
Mandi sunnah ihram
Mandinya melambangkan pembersihan batin dari sifat tercela seperti sombong, riya, atau suuzhan. Masuk ke kota suci menuntut kesucian jiwa selain tubuh.
-
Memakai kain ihram
Kain ihram menyerupai kain kafan: putih, sederhana, tanpa jahitan. Ini mengingatkan bahwa yang dibawa manusia ke kubur hanyalah amal saleh, bukan harta benda.
-
Membaca talbiyah
Talbiyah adalah jawaban terhadap panggilan Nabi Ibrahim dan perintah Allah. Talbiyah mengingatkan kewajiban menunaikan haji dengan biaya yang halal, agar menjadi tamu yang diterima, bukan ditolak.
-
Wukuf
Berhenti di Padang Arafah menjadi isyarat hari kiamat ketika manusia akan dimampatkan di padang mahsyar. Wukuf juga menuntut penundukan nafsu demi ridha Ilahi.
-
Mabit
Bermalam di Muzdalifah dan Mina mengingatkan bahwa manusia akan bermalam di kubur sendirian, yang setia menemaninya hanya amal saleh.
-
Melontar jumrah
Melontar simbol perlawanan terhadap godaan Iblis dan menolak keraguan atas perintah Allah. Jamaah diajak membuang jauh perilaku yang dilarang Tuhan.
-
Tawaf
Tawaf mengilustrasikan siklus hidup manusia yang bermula dan berakhir kepada Pencipta. Setiap putaran mengingatkan pengawasan dan kekuasaan Allah atas segala alam.
-
Sai
Sai melambangkan usaha manusia meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Aktivitas ini menuntut ketekunan serta semangat untuk mencapai kebersihan hati dan keikhlasan.
-
Tahallul
Tahallul atau mencukur rambut menjadi tanda akhir rangkaian haji. Kepala yang bersih melambangkan hilangnya prasangka buruk dan bekal untuk menegakkan ajaran Islam dalam hidup sehari-hari.
Penutup: makna dan implikasi
Penjelasan ini menegaskan bahwa pelaksanaan haji menyatukan dimensi hukum dan spiritual. Selain memenuhi rukun fikih, jamaah dituntut membenahi niat, membersihkan batin, dan menggunakan harta yang halal agar ibadahnya mendapat pahala serta ridha Allah SWT.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar 'Vape Getar' Jaringan Malaysia
Polrestabes Medan menangkap seorang tersangka dan menyita 128 unit "Vape Getar" jaringan Malaysia di Medan S...
Sumut Percepat Konektivitas Pelabuhan Kuala Tanjung dengan Penang
Pemprov Sumut percepat konektivitas Kuala Tanjung–Penang untuk menekan biaya logistik dan memperkuat daya sa...
Sumut dan DPRD Tinjau Samsat Binjai untuk Kejar Target PAD 2026
Pemprov Sumut dan DPRD meninjau Samsat Binjai (6/7/2026) untuk evaluasi capaian pajak, program percepatan, d...
Tiorita Surbakti Resmi Plt Bupati Langkat, SK Diserahkan Gubernur
Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti menerima SK Plt Bupati dari Gubernur Sumut pada 6 Juli; penekanan pada...
KPK Temukan 55 Kg Logam Diduga Platinum di Mobil Bupati Langkat
KPK menemukan 55 kg logam diduga platinum dalam mobil Bupati Langkat saat OTT; penyidik akan memverifikasi a...
Remaja 16 Tahun Laporkan Penganiayaan oleh Satpol PP Deliserdang
Remaja 16 tahun melapor ke Polda Sumut atas dugaan penganiayaan oleh oknum Satpol PP Deliserdang setelah raz...