Lokal

Nelayan Hilang di Aceh Selatan, Tim Temukan Bagian Boat di Laut

Bagikan:
Tim pencari menyisir perairan Aceh Selatan mencari nelayan hilang

TAPAKTUAN — Seorang nelayan asal Gampong Tanjung Harapan, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan hilang saat melaut sejak Rabu (16/9). Keluarga dan tim pencari menemukan bagian fiber yang diduga milik boat robin korban di perairan sekitar Pantai Pawoh, namun korban belum ditemukan hingga Kamis (17/9).

Kronologi Kejadian

Korban, Edi Yanto (40), berangkat melaut pada Rabu pagi sekitar pukul 05.00 WIB seorang diri menggunakan boat robin. Sesuai kebiasaan, ia seharusnya kembali ke Pelabuhan Pasie Meukek pada sore hari. Namun hingga malam hari Edi tak kunjung tiba, sehingga keluarga dan warga melancarkan pencarian.

Temuan dan Upaya Pencarian

Tim pencari yang terdiri atas keluarga, masyarakat, dan nelayan setempat mengerahkan beberapa boat untuk menyisir perairan. Menurut Keuchik Gampong Tanjung Harapan, Munirudin, tiga unit boat diberangkatkan dari Pelabuhan Pasie Meukek pada Kamis pagi untuk memperluas pencarian.

"Sebanyak tiga unit boat diberangkatkan dari Pelabuhan Pasie Meukek membawa tim pencarian korban. Sejauh ini tim baru berhasil menemukan fiber boat robin korban di laut lepas, berjarak sekitar tiga mil dari bibir Pantai Pawoh, Labuhanhaji, atau sekitar dua mil dari bibir Pantai Lhok Manggeng, Abdya," ujar Munirudin.

Munirudin, yang akrab disapa Toke Munir, menyatakan bahwa temuan fiber itu diyakini bagian dari boat yang dikemudikan Edi. Keyakinan itu diperkuat karena mertua korban ikut dalam tim pencari dan mengetahui identitas boat tersebut.

"Mertua korban sangat yakin bahwa fiber tersebut bagian dari boat robin yang dikemudikan menantunya. Saat ini tim pencari yang dibantu sejumlah boat nelayan lainnya terus mengintensifkan pencarian di sekitar lokasi penemuan fiber untuk menemukan korban," kata Toke Munir.

Cuaca dan Kondisi Lapangan

Sebelum dilaporkan hilang, wilayah Aceh Selatan sempat dilanda hujan deras dan angin kencang pada Rabu sore. Cuaca buruk itu juga memicu banjir dan longsor di beberapa daerah, yang kemungkinan mempersulit operasi pencarian di laut.

Langkah Selanjutnya

Hingga berita ini disusun, proses pencarian masih berlangsung. Tim bersama nelayan setempat terus menyisir area sekitar penemuan fiber, sambil memantau kemungkinan arus laut yang membawa barang dan kapal ke lokasi yang berbeda.

Pihak keluarga berharap bantuan tambahan dari instansi terkait jika kondisi cuaca memburuk atau pencarian belum membuahkan hasil. Upaya menemukan korban tetap menjadi prioritas, baik oleh tim lokal maupun masyarakat pesisir.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait