Lokal

Nakamura School Bawa 23 Siswa dalam Study Trip "Goes to Japan 2026"

Bagikan:
Siswa Nakamura School berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Jepang untuk program Study Trip 2026

MEDAN – Sebanyak 23 siswa dan dua guru pendamping Nakamura School Medan berangkat menuju Jepang dalam program Study Trip bertajuk "Goes to Japan 2026" pada Rabu, 3 Juni, dari Bandara Kualanamu International Airport, Deliserdang. Seluruh biaya keberangkatan dan akomodasi perjalanan ditanggung oleh sekolah sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan internasional siswa.

Keberangkatan dan tujuan program

Rombongan dipimpin oleh Head of School, Sensei Sri Hartati SSTP MPd, Gr, didampingi Jimmy Sensei. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung mengenai budaya, pendidikan, teknologi, dan dinamika sosial-ekonomi Jepang.

"Kunjungan siswa ke Jepang ini akan mengunjungi berbagai institusi pendidikan, pusat teknologi, hingga destinasi budaya dan wisata. Para peserta mendapatkan pengalaman belajar secara langsung yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan global," jelas Sensei Sri Hartati.

Rangkaian kunjungan

Selama kunjungan, rombongan akan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan, pusat teknologi, dan destinasi budaya terkenal di Jepang. Kegiatan lapangan dirancang agar siswa dapat melihat berbagai model pembelajaran dan inovasi teknologi secara langsung.

  • Azuma Elementary School — untuk mengamati sistem pendidikan dasar, budaya belajar, dan kedisiplinan.
  • International University di Tokyo — mengenalkan siswa pada pendidikan tinggi berbasis inovasi dan teknologi.
  • ASEAN-Japan Centre — mempelajari kerja sama ASEAN-Jepang dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan budaya.
  • Akihabara — pusat elektronik, teknologi konsumen, serta budaya populer dan anime.
  • Shinjuku — kawasan metropolitan yang menunjukkan tata kota, transportasi modern, dan dinamika kota besar.
  • Tokyo DisneySea — studi kasus industri kreatif dan pariwisata kelas dunia.
  • Miraikan — museum sains dan inovasi tentang robotika, kecerdasan buatan, dan eksplorasi luar angkasa.
  • DiverCity Tokyo Plaza — melihat perpaduan teknologi, kreativitas, dan industri hiburan, termasuk patung Gundam besar.

"Di sekolah dasar tersebut, para siswa berkesempatan melihat secara langsung sistem pendidikan Jepang, budaya belajar, serta kedisiplinan yang menjadi salah satu kekuatan pendidikan negeri sakura," ujar Sensei Sri Hartati.

Manfaat dan harapan

Sekolah berharap program Goes to Japan 2026 memberi manfaat akademik dan karakter bagi peserta. Selain pengetahuan baru, pengalaman ini diharapkan memotivasi siswa untuk berinovasi dan mempersiapkan diri bersaing di tingkat global, tanpa melupakan nilai budaya dan karakter bangsa.

Dengan kunjungan ke berbagai institusi pendidikan dan pusat teknologi, siswa mendapat gambaran konkret tentang peluang pendidikan dan karier masa depan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.

Program ini menjadi langkah nyata Nakamura School dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, kompetitif, dan berwawasan internasional.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait