PDI Perjuangan Trenggalek Rampungkan Musran-Musanran, Perkuat Akar Rumput
TRENGGALEK — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menuntaskan seluruh rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di 14 kecamatan, sekaligus menegaskan konsolidasi partai akan diperkuat sampai tingkat desa dan dusun. Tahap akhir digelar di Kecamatan Suruh pada Rabu (29/7/2026) malam.
Rangkaian Musran-Musanran selesai sesuai target
Musran dan Musanran di semua Pengurus Anak Cabang (PAC) selesai tanpa hambatan administrasi. Penutupan di Kecamatan Suruh menandai rampungnya proses pembentukan kepengurusan ranting dan anak ranting di seluruh kecamatan.
Menurut Doding Rahmadi, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, penyelesaian agenda ini menjadi pijakan awal penguatan organisasi di tingkat akar rumput.
Komposisi kepengurusan terpenuhi, keterwakilan melebihi target
Doding menyatakan kepengurusan baru telah memenuhi komposisi yang ditetapkan partai, termasuk slot utama seperti ketua, sekretaris, dan bendahara.
“Kuota pengurus mulai ketua, sekretaris hingga bendahara sudah terpenuhi. Bahkan, kuota perempuan dan generasi Z atau kalangan muda melebihi target. Ini yang kami harapkan,”
Sesuai ketentuan partai, setiap ranting wajib mengakomodasi keterwakilan perempuan dan kader di bawah usia 35 tahun. Pada banyak ranting, angka keterlibatan perempuan dan generasi muda melampaui harapan pengurus.
Strategi konsolidasi hingga desa dan dusun
Doding menegaskan langkah selanjutnya adalah memperkuat koordinasi internal dan menyamakan visi seluruh struktur partai. Penguatan dilakukan mulai DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting.
“Semua kader dari tingkat DPC hingga anak ranting harus satu padu. Harapannya semakin menguatkan konsolidasi hingga akar rumput,”
Penguatan organisasi di tingkat desa dan dusun dipandang sebagai modal penting untuk memastikan mesin politik partai bergerak efektif saat menghadapi agenda mendatang.
Persiapan menghadapi agenda politik mendatang
DPC menempatkan rampungnya Musran-Musanran sebagai persiapan menghadapi sejumlah agenda politik dalam beberapa tahun ke depan. Agenda tersebut meliputi:
- Pemilihan kepala desa pada 2027
- Pemilihan legislatif
- Pemilihan gubernur
- Pemilihan presiden
Dengan struktur ranting yang lengkap dan keterwakilan yang kuat, partai berharap mesin organisasi lebih solid dan siap menjalankan program kepartaian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Kesimpulannya, selesainya Musran dan Musanran di 14 kecamatan memberi landasan organisasi yang lebih kokoh bagi PDI Perjuangan Trenggalek untuk memperkuat basis massa dan menghadapi berbagai perhelatan politik mendatang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Sumenep Salurkan BLT-DBHCHT ke 2.600 Pekerja Tembakau
Bupati Sumenep serahkan BLT-DBHCHT kepada 1.632 buruh pabrik dan 968 pekerja tani tembakau untuk meringankan...
Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tekankan Meritokrasi
Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan untuk menegaskan komitmen terhadap k...
DPRD Jatim: Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Dorong Wirausaha Baru
Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto minta pelatihan berkelanjutan bagi pemuda Sidoarjo untuk lahirkan wirausaha...
DPRD Tantang Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma Jember
DPRD Jember mempersoalkan klaim PT KAI Daop 9 atas Jalan Wijaya Kusuma karena pembangunan parkir diduga meng...
PDI Perjuangan Desak Pemkot Batu Susun Perwali Perlindungan Korban
Fraksi PDI Perjuangan minta Pemkot Batu segera menyusun Perwali sebagai pedoman teknis pelaksanaan Perda Per...
Fuad Benardi Kawal Aspirasi Penambahan SMA dan Status Aset di Surabaya
Fuad Benardi janji mengawal penambahan SMA/SMK negeri, kepastian status aset BTKD, perbaikan jalan, dan eval...