BNN Kota Langsa Monev Program Pemberdayaan Alternatif di Alue Beurawe
LANGSA — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Langsa menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberdayaan Alternatif di Kawasan Rawan Narkoba, Rabu (29/7) di Kopi Liqa. Kegiatan melibatkan 20 peserta dari unsur masyarakat Gampong Alue Beurawe, 5 pendamping, serta perwakilan lembaga dan pemerintah gampong untuk menilai efektivitas program dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Tujuan dan lingkup Monev
Monev ini bertujuan mengukur sejauh mana program pemberdayaan mampu meningkatkan keterampilan, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Selain itu, kegiatan mengevaluasi dampak ekonomis yang diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat agar tidak terjerumus narkoba.
Hasil evaluasi dan fokus pelatihan
Plt Kepala BNN Kota Langsa, Hasnanda Putra ST MM MT, menjelaskan bahwa pemberdayaan alternatif tidak hanya berupa pelatihan teknis tetapi juga pendampingan agar kemampuan peserta dapat menjadi usaha produktif.
"Program ini tidak berhenti pada pelatihan. Monev penting untuk melihat sejauh mana ilmu yang diberikan bisa diterapkan dan memberi nilai tambah bagi ekonomi keluarga,"
Dalam evaluasi, BNN menyoroti alumni pelatihan life skill budidaya ternak bebek entok yang sebelumnya difasilitasi. Komitmen peserta serta dukungan gampong menjadi penentu keberlanjutan usaha tersebut.
Peran mitra dan dukungan komunitas
Dr Banta Cut ST MT, Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Samudera, yang bertindak sebagai pendamping life skill, memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun. Ia menilai program ini strategis untuk mencetak SDM mandiri sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui ekonomi.
"Kami berharap sinergi antara Universitas Samudera, BNN, pemerintah gampong, dan dunia usaha terus diperkuat melalui pelatihan, pendampingan, hingga pemasaran hasil usaha,"
Respons gampong dan harapan ke depan
Geuchik Gampong Alue Beurawe, Nurdin, menyampaikan terima kasih kepada BNN Kota Langsa dan berharap program berlanjut serta menjangkau lebih banyak warga, terutama generasi muda. Ia melihat program pemberdayaan sebagai langkah preventif yang konkret.
"Dengan life skill, masyarakat punya bekal meningkatkan ekonomi keluarga sehingga tidak mudah terjerumus narkoba. Kami ingin Alue Beurawe menjadi gampong yang produktif, mandiri, aman, dan bersih dari narkoba,"
Peserta dan pelaksana
Kegiatan dipimpin langsung oleh Hasnanda Putra dan dipandu oleh Kasi Dayamas BNN Kota Langsa, Cut Maria SSos. Hadir pula Ketua Tuha Peut Efri Yurizal, Sekretaris BUMG Ikhsan Suheri, Kasi Humas Islamsyah MTA, serta tim Monev dan Dayamas BNN Kota Langsa. Pertemuan menekankan tindak lanjut berupa pendampingan usaha dan akses pemasaran untuk alumni pelatihan.
Dengan langkah evaluasi ini, BNN Kota Langsa menegaskan komitmennya pada strategi pemberdayaan berbasis komunitas sebagai bagian dari upaya pencegahan narkoba yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...