Mobil Dinas Baru Direktur RSUD Disorot Saat RDP APBD Deliserdang
Deliserdang — Direktur RSUD Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, mendapat sorotan saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Badan Anggaran DPRD Deliserdang, Senin (10/8). Dia tiba menggunakan mobil dinas Mitsubishi Destinator baru, yang memicu pertanyaan soal sumber pembiayaan di tengah arahan efisiensi anggaran pemerintah.
Mobil dinas baru jadi perhatian
Unit kendaraan mewah itu diparkir di lokasi yang biasanya diperuntukkan bagi Ketua DPRD. Kehadiran mobil bernilai sekitar Rp487 juta–Rp517 juta memancing pertanyaan anggota Banggar dan menjadi topik pembahasan rapat.
Pertanyaan soal sumber dana dan permintaan data APBD
Pertanyaan pertama datang dari Dr. Misnan Aljawi, yang menyoal sumber pembelian kendaraan tersebut dan meminta penjelasan apakah pembiayaan melalui BLUD, APBD, atau bentuk lain.
"Itu pakai BLUD atau pakai APBD?"
dr. Erlinda menjawab bahwa pembelian berasal dari CSR. Namun DPRD meminta rincian lebih lanjut, termasuk asal institusi yang memberikan CSR.
"CSR? Tolong jelaskan CSR darimana. Dari Bank Sumut kah?, dari Perusahaan kah? Kok bisa pulak mobil dinas Direktur Rumah Sakit. Aneh juga ini,"
Misnan juga menuntut data penggunaan dana APBD 2025 sebesar Rp120 miliar yang diterima RSUD. Dia meminta dokumentasi rinci karena pimpinan DPRD berencana melakukan uji petik ke lapangan.
Daftar hadir anggota Banggar
- H. Hamdani Syahputra, S.Sos MH (Wakil Ketua DPRD, Koordinator Banggar)
- Kuzu Serasi Tarigan, SE (Wakil Ketua)
- Dr. Misnan Aljawi SH MH
- Dr. H. Nusantara Tarigan Silangit, SE SH MM MH
- Zul Amri ST
- Ikhwanul Ismar S.Pd
- Herti Sastra Br., Munthe SP
- Wahyu Danin SE
- Marim Sitepu
Keluhan layanan dan komunikasi RSUD
Selain soal mobil, Misnan melontarkan kritik atas kinerja manajemen rumah sakit. Ia menilai komunikasi dan kepuasan publik menurun sejak dr. Erlinda menjabat.
"Semenjak ibu Dirut konstituen saya alihkan ke rumah sakit swasta, lebih enak komunikasi ketimbang rumah sakit pemerintah yang milik bersama,"
Keluhan lain berkaitan dengan kebijakan kunjungan pasien yang masih menerapkan aturan ketat seperti pada masa pandemi, sehingga membatasi jumlah pengunjung dan menimbulkan ketidaknyamanan warga.
DPRD minta prioritas mobil donor darah
Ketua rapat, Hamdani, menanyakan kembali asal CSR dan efektivitas penggunaannya. dr. Erlinda menyebut sumber dana CSR berasal dari Bank Mega Syariah.
"Dari mana CSR-nya Bu?"
"Dari Bank Mega Syariah pak,"
Anggota Banggar lain, Zul Amri, mengingatkan prioritas anggaran. RSUD mengajukan tambahan sekitar Rp1,5 miliar pada P-APBD 2025 untuk pengadaan mobil donor darah. DPRD menyatakan kendaraan donor darah lebih prioritas dibanding mobil dinas direktur.
Banggar juga menyoroti tidak adanya tanda atau logo pada mobil yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut hasil CSR, padahal aturan CSR semestinya berdampak langsung bagi masyarakat.
Langkah berikutnya
Karena data yang diserahkan belum lengkap, Banggar DPRD memutuskan untuk men-skors rapat dan meminta RSUD menyerahkan dokumen penggunaan anggaran 2025 secara rinci sebelum pembahasan dilanjutkan.
Permintaan dokumen dan klarifikasi lebih lanjut akan menentukan apakah pengadaan kendaraan tersebut sesuai aturan dan prioritas pelayanan publik.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...