Dirut RSUD Pakai Mobil CSR, Ketua PKK Deliserdang Tak Punya Mobil
Deliserdang — Kontras gaya pejabat di Pemerintah Kabupaten Deliserdang mencuat setelah Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, MKM, menggunakan mobil dinas baru hasil Corporate Social Responsibility (CSR), sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Deliserdang, Dr. dr. Jelita Siregar, M.Ked, justru tidak menerima fasilitas mobil dinas.
Polemik ini muncul saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Deliserdang Tahun 2025 di DPRD, Senin (10/8). Kritikus menilai penggunaan CSR untuk kendaraan pejabat bertentangan dengan tujuan CSR dan arahan efisiensi anggaran.
Kritik penggunaan CSR untuk mobil dinas
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Deliserdang, Dharma Syahputra Purba alias Dedek Purba, menyatakan keberatan. Menurutnya, CSR seharusnya diarahkan ke program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, bukan fasilitas pejabat.
"UU No. 40/2007 dan PP No. 47/2012 menegaskan CSR wajib untuk program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Mobil dinas Direktur tidak langsung berdampak ke masyarakat,"
"Ini rawan. OJK, Bank Indonesia bisa memberi sanksi ke Bank Mega Syariah mulai dari teguran tertulis, pembekuan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin. Karena CSR bank diatur di POJK,"
Dedek juga meminta penegak hukum menilai kemungkinan tindak pidana. Ia menyebut potensi pelanggaran Pasal 3 UU No. 31/1999 jo. 20/2001 tentang penyalahgunaan wewenang dan kemungkinan unsur gratifikasi Pasal 12B UU Tipikor jika bantuan dianggap pemberian kepada pejabat tanpa pelaporan ke KPK.
Tanggapan Pemkab Deliserdang
Kabag Umum Pemkab Deliserdang, Agung Tritanto, membenarkan mobil itu berasal dari CSR Bank Mega Syariah dan bukan anggaran Bagian Umum Pemkab.
"Bukan bg (Anggaran Bagian Umum). Itu memang dari CSR Bank Mega Syariah,"
"Gak ada bg. Ya mana mobil yang gak dipakai bapak aja bang karena mobilnya sama-sama pak Bupati,"
Dalam konfirmasi via WhatsApp terkait seruan penyelidikan dan tudingan menyalahgunakan wewenang, Direktur RSUD dr. Erlinda Yani belum merespons hingga berita ini ditulis.
Kontradiksi anggaran dan prioritas layanan
Informasi rapat Banggar menunjukkan dr. Erlinda hadir menggunakan Mitsubishi Destinator Ultimate, nilai diperkirakan antara Rp487 juta hingga Rp517 juta. Padahal RSUD sudah memiliki Kijang Innova sisa direktur sebelumnya.
Ironisnya, untuk pengadaan mobil donor darah yang menjadi kebutuhan publik, RSUD mengajukan anggaran Rp1,5 miliar pada P-APBD 2026, bukan memanfaatkan jalur CSR. Wakil Ketua DPRD menyayangkan prioritas tersebut dan menyarankan evaluasi alokasi CSR untuk kebutuhan pelayanan publik.
Prospek dan langkah selanjutnya
Kasus ini membuka pertanyaan soal kebijakan penggunaan CSR oleh lembaga publik dan pengawasan internal Pemkab. Jika penilaian publik dan DPRD berlanjut, potensi pemeriksaan oleh lembaga pengawas dan penegak hukum dapat muncul. Evaluasi internal dan klarifikasi dari pihak RSUD akan menentukan langkah berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...