Menko PM: Keselamatan Prioritas Usai Gempa 7,7 di NTT
Menko PM Muhaimin Iskandar menyampaikan duka dan menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pusat gempa terdeteksi sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Flores.
Prioritas keselamatan dan pemenuhan kebutuhan
Dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 16 Agustus 2026, Muhaimin menyatakan pemerintah akan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
"Yang paling utama saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat. Pemerintah akan terus bekerja untuk menangani dampak bencana ini,"
Ia menegaskan fokus penanganan adalah keselamatan dan upaya untuk meminimalkan risiko lanjutan bagi warga di daerah terdampak.
Koordinasi dan dukungan bersama
Muhaimin mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan kepada masyarakat NTT. Pemerintah, menurutnya, terus memantau kondisi lapangan agar penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.
"Pemerintah tidak akan tinggal diam. Penanganan harus dilakukan bersama-sama, cepat dan terkoordinasi,"
Seruan ini ditujukan kepada pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat luas untuk bergerak bersama mendukung proses tanggap darurat.
Bantuan darurat dari pemerintah
Sebelumnya, Presiden mengirimkan bantuan berupa 5.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat.
Apa yang dapat dilakukan publik
Pemerintah meminta dukungan dan partisipasi publik melalui saluran resmi. Secara umum, bentuk bantuan yang dapat diberikan meliputi:
- Donasi melalui lembaga resmi kemanusiaan;
- Koordinasi relawan dengan aparat setempat;
- Pemberian informasi akurat untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Muhaimin menutup pernyataannya dengan harapan agar korban mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
Prospek ke depan
Pemantauan kondisi di lapangan akan terus berlangsung seiring upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan. Keberlanjutan bantuan dan koordinasi antar pihak menjadi kunci agar masyarakat terdampak dapat segera pulih.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daftar Gempa Besar NTT dan Respons Pemerintah 2026
BNPB catat ratusan gempa susulan setelah gempa utama M7,7 pada 15 Agustus 2026; pemerintah aktifkan posko pe...
BMKG: Gempa Magnitudo 7,7 di Flores Disebabkan oleh Flores Back-Arc Thrust
BMKG menyebut gempa Magnitudo 7,7 di Flores (15 Agustus 2026) dipicu oleh pergerakan pada Flores Back-Arc Th...
Guru Asmat Dorong Penguatan Digitalisasi Pembelajaran 3T
Guru SMP Negeri 1 Sawa Erma di Asmat minta penguatan digitalisasi lewat fasilitas dan pendampingan agar tekn...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Ruteng NTT, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Pagi ini Ruteng, Manggarai (NTT) diguncang gempa magnitudo 5,2 pada 16 Agustus 2026 pukul 06.12 WIB; BMKG me...
Kemkomdigi Pulihkan 200 BTS Terdampak Gempa NTT
Kemkomdigi memantau dan memulihkan 200 BTS di 10 kabupaten NTT pasca gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026; pemuli...
Polri Kerahkan 260 Personel Bantu Penanganan Pascagempa Flores
Polri mengirim 260 personel, 137 diberangkatkan tahap awal, untuk evakuasi, pencarian, medis, dan identifika...