Memphis Depay: Raja Gol Belanda yang Juga Rapper
Memphis Depay kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026 setelah memperkuat posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Belanda dengan koleksi 55 gol dan karier klub yang beragam, dari PSV hingga Corinthians.
Jejak awal dan perkembangan
Memphis lahir pada 1994 dan memulai sepak bolanya di klub kampung halaman VV Moordrecht. Pada usia sembilan tahun ia direkrut Sparta Rotterdam.
Di Sparta, Memphis melewati sejumlah jenjang usia sebelum bergabung dengan akademi PSV Eindhoven pada usia 12 tahun. Di PSV ia berkembang pesat dan menembus tim utama.
Debut profesional dan puncak di PSV
Debut profesional Memphis terjadi pada 21 September 2011 di ajang KNVB Cup melawan VVSB, di mana ia langsung mencetak dua gol. Debut Eredivisie dilakoni pada Februari 2012 melawan Feyenoord.
Satu bulan kemudian ia mencetak gol perdana di liga saat menghadapi SC Heerenveen. Musim 2014/2015 menjadi puncaknya bersama PSV saat klub itu meraih gelar liga dan Memphis menjadi top skor Eredivisie.
Perjalanan klub: Inggris, Prancis, Spanyol, hingga Brasil
Performa impresifnya membawa Memphis ke Manchester United pada musim 2015/2016, namun periode itu tidak berjalan mulus. Kebangkitannya mulai di Lyon pada 2017 di mana ia mencetak 63 gol dari 139 penampilan hingga 2021.
Pada Juni 2021 minat datang dari Barcelona, kemudian ia melanjutkan karier ke Atletico Madrid pada Januari 2023. Pada September 2024 Memphis menandatangani kontrak dua tahun dengan Sport Club Corinthians Paulista di Brasil.
Keberadaannya langsung berdampak: Corinthians terhindar dari ancaman degradasi, merebut gelar Paulista, dan selanjutnya menjuarai Copa do Brasil ketika Memphis membantu klub meraih prestasi itu.
Catatan bersama Timnas Belanda
Memphis menjalani debut internasional pada 2013 dan setahun kemudian mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda Belanda di Piala Dunia. Di Euro 2020 ia mengoleksi dua gol dalam empat pertandingan dan menyamai catatan legenda Johan Cruyff.
Pada 2025 Memphis mencapai gol ke-49 dan ke-50 untuk Belanda, menyamai rekor pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional. Ia kemudian melampaui rekor itu dan kini memegang 55 gol untuk Oranje.
Selain bola: karier musik
Tidak hanya berprestasi di lapangan, Memphis aktif sebagai rapper. Ia merilis album Heavy Stepper pada 2020 dan melanjutkan proyek musik dengan EP Falando com as Favelas pada 2025.
Dampak dan prospek
Prestasi Memphis di level klub dan internasional memperkuat posisinya sebagai sosok kunci jelang Piala Dunia 2026. Perpaduan karier sepak bola dan musik juga membentuk citra unik yang terus menarik perhatian publik.
Berita Terkait
Mueller: Kai Havertz Harus Jadi Ujung Tombak Jerman di Piala Dunia 2026
Thomas Mueller mendesak Kai Havertz jadi pilihan utama lini depan Jerman di Piala Dunia 2026, menyebutnya se...
Wataru Endo Mundur dan Pensiun, Pelatih Jepang Jelaskan Keputusan
Wataru Endo mundur dari skuad Piala Dunia 2026 dan pensiun dari timnas Jepang; pelatih Hajime Moriyasu menje...
Belanda vs Jepang: Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
Belanda dan Jepang bertemu di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, 15 Juni 2026 pukul 03.00 WIB di Dallas S...
Portugal Kenang Diogo Jota dengan Gelang di Piala Dunia 2026
Skuad Portugal memakai gelang bertuliskan nama Diogo Jota sepanjang Piala Dunia 2026 sebagai penghormatan se...
Knicks Juara NBA 2026: Tekuk Spurs 94-90 di Game 5
New York Knicks juara NBA 2026 setelah menang 94-90 atas Spurs di Game 5. Jalen Brunson mencetak 45 poin, se...
Penjualan Jersey Piala Dunia FIFA 2026 di Ambon Naik 30-40%
Penjualan jersey Piala Dunia 2026 di Ambon naik 30-40%, dengan penjualan harian mencapai 100 pieces dan jers...