Jerman Bidik Kebangkitan di Piala Dunia 2026
Jerman memasuki Piala Dunia 2026 dengan target bangkit setelah dua edisi mengecewakan; mereka lolos sebagai juara Grup A dan akan menghadapi Curacao pada 15 Juni 2026.
Ambisi dan konteks singkat
Setelah tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022, Die Mannschaft datang ke turnamen ini dengan pelatih Julian Nagelsmann untuk membuka babak baru. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-21 Jerman di putaran final dan ke-19 secara beruntun sejak 1954.
Perjalanan kualifikasi
Jerman memastikan tiket ke Amerika Utara sebagai juara Grup A. Mereka meraih lima kemenangan dari enam laga kualifikasi dan hanya kebobolan tiga gol, menunjukkan peningkatan performa dibanding putaran sebelumnya.
Perjalanan kualifikasi sempat terguncang setelah kekalahan mengejutkan dari Slovakia pada laga pembuka. Namun tim menutup fase tersebut dengan kemenangan telak 6-0 atas Slovakia, tanda respons cepat dan koreksi taktis.
Sejarah dan rekor
Sebagai salah satu negara tersukses di Piala Dunia, Jerman mengoleksi empat gelar (1954, 1974, 1990, 2014). Momen bersejarah seperti Keajaiban Bern (1954) dan kemenangan 7-1 atas Brasil di semifinal 2014 tetap menjadi bagian penting identitas tim.
Di catatan individu, Miroslav Klose masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol. Sementara itu, Lothar Matthaus tercatat sebagai pemain Jerman dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia, yaitu 25 pertandingan.
Skuad, gaya permainan, dan tantangan
Nagelsmann dikenal karena pendekatan taktik yang fleksibel. Di bawah kepemimpinannya, Jerman menerapkan pressing agresif namun tetap menjaga keseimbangan saat bertahan.
Tim ini sempat diuji oleh sejumlah masalah cedera selama kualifikasi. Pemain penting seperti Jamal Musiala, Kai Havertz, Antonio R fcdiger, Niclas Fullkrug, dan Marc-Andre ter Stegen sempat absen, tetapi kini sebagian besar diharapkan kembali tersedia untuk turnamen.
Dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda — termasuk nama-nama seperti Jamal Musiala, Florian Wirtz, Kai Havertz, Joshua Kimmich, dan Manuel Neuer — Jerman masuk daftar kandidat kuat peraih trofi, meski harus membuktikan bahwa kegagalan dua edisi lalu sudah tertinggal.
Jadwal awal di Grup E
Jerman tergabung di Grup E dan akan memulai kampanye Piala Dunia 2026 menghadapi Curacao pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 00.00 WIB. Pertandingan pembuka ini akan menjadi ujian awal bagi tim untuk menunjukkan kesiapan dan ambisi juara.
Dengan kombinasi pengalaman sejarah dan skuat yang diperbarui, Jerman berpeluang kembali menjadi kekuatan utama, asalkan mampu menjaga konsistensi kebugaran dan mengeksekusi rencana taktis Nagelsmann sepanjang turnamen.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...