Mueller: Kai Havertz Harus Jadi Ujung Tombak Jerman di Piala Dunia 2026
Thomas Mueller mendesak agar Kai Havertz menjadi pilihan utama di lini depan Timnas Jerman pada Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan menjelang putaran final yang dimulai dengan Grup E, dan Mueller menilai Havertz punya kualitas untuk menjadi tulang punggung serangan tim.
Rekomendasi Mueller untuk Havertz
Mueller menyebut Havertz sebagai opsi nomor satu di posisi striker sentral. Menurutnya, pemain Arsenal berusia 27 tahun itu memiliki kemampuan untuk menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan dan pemimpin di depan.
Bagi saya, Kai Havertz adalah pemain kunci bagi tim ini. Dia adalah pilihan utama di lini depan sebagai pemain nomor sembilan, dan jika memungkinkan, dia seharusnya bermain setiap menitnya.
Jadwal Grup dan konteks turnamen
Jerman tergabung di Grup E Piala Dunia 2026. Lawan-lawan di grup ini dianggap tidak mudah, sehingga kehadiran penyerang andal diharapkan memperkuat peluang lolos jauh.
- Curacao
- Pantai Gading
- Ekuador
Situasi skuat dan opsi lini depan
Mueller mengakui Jerman memiliki banyak talenta di berbagai posisi. Namun ia menilai tim masih kekurangan sosok sentral yang konsisten sebagai "tulang punggung" serangan.
Kami memiliki banyak sekali pemain berbakat, tetapi mungkin kami tidak memiliki tulang punggung tim yang jelas. Itulah mengapa sangat penting bagi saya bahwa Kai Havertz berada di lapangan dengan kualitasnya.
Selain Havertz, ada beberapa opsi lain yang dipertimbangkan oleh pelatih Julian Nagelsmann. Nama-nama seperti Niclas Fullkrug dan Deniz Undav disebut sebagai alternatif jika Havertz tak bisa tampil prima.
- Niclas Fullkrug
- Deniz Undav
Kebugaran Havertz dan harapan Mueller
Havertz sempat terganggu cedera musim lalu, namun belakangan mulai menemukan kebugaran bersama klubnya. Mueller berharap kondisi itu bertahan hingga putaran final agar Havertz bisa memberikan kontribusi maksimal.
Jika dia tidak bisa melanjutkan, maka kami memiliki pilihan lain seperti Fullkrug dan Undav. Namun Kai adalah andalan saya.
Penutup: Implikasi untuk Piala Dunia
Jika Nagelsmann mengikuti saran Mueller, Havertz akan mendapat beban besar untuk memimpin lini depan Jerman. Keputusan soal siapa yang menjadi ujung tombak akan menentukan gaya serangan dan peluang Jerman melaju ke tahap akhir turnamen.
Perkembangan kondisi kebugaran Havertz dan pilihan taktis pelatih akan menjadi hal yang layak diikuti menjelang dan selama Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Wataru Endo Mundur dan Pensiun, Pelatih Jepang Jelaskan Keputusan
Wataru Endo mundur dari skuad Piala Dunia 2026 dan pensiun dari timnas Jepang; pelatih Hajime Moriyasu menje...
Belanda vs Jepang: Laga Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
Belanda dan Jepang bertemu di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, 15 Juni 2026 pukul 03.00 WIB di Dallas S...
Portugal Kenang Diogo Jota dengan Gelang di Piala Dunia 2026
Skuad Portugal memakai gelang bertuliskan nama Diogo Jota sepanjang Piala Dunia 2026 sebagai penghormatan se...
Knicks Juara NBA 2026: Tekuk Spurs 94-90 di Game 5
New York Knicks juara NBA 2026 setelah menang 94-90 atas Spurs di Game 5. Jalen Brunson mencetak 45 poin, se...
Penjualan Jersey Piala Dunia FIFA 2026 di Ambon Naik 30-40%
Penjualan jersey Piala Dunia 2026 di Ambon naik 30-40%, dengan penjualan harian mencapai 100 pieces dan jers...
Alwi Farhan Juara Australian Open 2026, Sabet Gelar Tunggal Putra
Alwi Farhan juara tunggal putra Australian Open 2026 usai kalahkan Dong Tian Yao 21-13, 21-13 di Sydney dala...