Penjualan Jersey Piala Dunia FIFA 2026 di Ambon Naik 30-40%
Penjualan jersey Piala Dunia FIFA 2026 di Kota Ambon meningkat signifikan menjelang turnamen yang berlangsung di Benua Amerika. Permintaan mulai melonjak sejak H-20 dan mencapai puncak H-7 menuju pertandingan, terutama karena kegiatan nonton bareng dan even perusahaan.
Lonjakan penjualan dan data utama
Penjual lokal melaporkan kenaikan penjualan antara 30-40 persen dibandingkan gelaran 2022. Waktu pengamatan tercatat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat penjual menyampaikan perbandingan dengan tahun sebelumnya.
Menurut laporan penjual, rata-rata toko mampu menjual hingga 100 pieces per hari melalui kombinasi penjualan online dan kunjungan langsung (offline). Kenaikan ini terjadi meski kondisi ekonomi disebut sedang melakukan efisiensi.
Harga dan jenis jersey yang dijual
Di pasar Ambon tersedia beberapa jenis jersey dengan rentang harga berbeda. Harga yang dilaporkan antara lain:
- Jersey grade ori: Rp185.000 per pieces
- Jersey player issue (versi sama persis dipakai pemain): sekitar Rp2.500.000 per pieces
Penyebab permintaan naik
Peningkatan permintaan ditengarai berkaitan dengan aktivitas komunitas dan institusi di Ambon. Banyak instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan perbankan menggelar acara bertema sepak bola, seperti nonton bareng atau "fun world", sehingga pegawai dan peserta acara mencari jersey untuk dipakai bersama.
"Itu dilihat tingkat penjualan kami H-7 sudah tinggi. Jika dibandingkan 2022, kali ini naik 30-40 persen padahal Indonesia lagi efiesinsi," kata Aldrin Gaspersz.
"Karena banyak juga instansi pemerintah, swasta, bank buat even seperti fun world. Jadi karyawan cari jersey, beli," tambahnya.
Tim terlaris dan rantai pasok
Penjual menyebutkan tim yang paling banyak diminati oleh pembeli di Ambon. Urutan popularitas adalah sebagai berikut:
- Belanda (paling laris)
- Argentina
- Brasil
- Jerman
Sementara itu, jersey dengan penjualan terendah adalah Inggris dan Spanyol. Pengiriman stok biasanya dilakukan dari Jakarta lewat kapal laut; jika permintaan meningkat tajam, penjual beralih menggunakan kargo pesawat untuk mempercepat pasokan.
Catatan penjual
Aldrin, yang mulai berjualan jersey sejak 2014, menyatakan sebagian besar pembeli datang langsung ke toko. Ia juga menyinggung keterikatan emosional pembeli Ambon terhadap Belanda, yang mempengaruhi preferensi warna dan tim.
Permintaan yang meningkat ini menunjukkan geliat konsumsi pendukung sepak bola lokal menjelang Piala Dunia World Cup 2026 dan potensi penguatan aktivitas perdagangan retailer olahraga di Ambon.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Urin Positif Benzoylecgonine, Nick Kyrgios Dilarang Bertanding
Nick Kyrgios dilarang setelah sampel urin di Mallorca Open positif benzoylecgonine, metabolit kokain. Ia men...
Bayern Bungkam soal Musiala setelah Dua Kali Jatuh di Uji Coba
Bayern belum angkat suara soal kondisi Jamal Musiala setelah dua kali terjatuh di laga uji coba; laporan men...
Real Madrid Perkenalkan Mourinho dalam Acara Tertutup
Real Madrid memperkenalkan Jose Mourinho sebagai pelatih baru dalam acara tertutup; kontrak tiga musim hingg...
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 19-21, 21-19, 21-11 atas Jason Te...
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...
Lyon Tahan Imbang Fenerbahçe 1-1, Fonseca Puas
Lyon menahan imbang Fenerbahçe 1-1 di leg pertama play-off Liga Champions; Fonseca tetap puas dan waspada je...