Megawati Disambut Ribuan Warga di Blitar, Warga Sampaikan Aspirasi Ekonomi
BLITAR — Kedatangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, ke Kota Blitar pada Minggu, 14 Juni 2026, disambut meriah ratusan kader, simpatisan, dan warga di sepanjang Jalan Ir. Soekarno. Penyambutan berlangsung spontan dan juga menjadi momen warga menyampaikan aspirasi terkait kondisi ekonomi yang mereka rasakan.
Penyambutan spontan di jalur ziarah
Penyambutan dimulai sejak siang hari saat rombongan menuju Makam Bung Karno. Bendera partai berkibar, yel-yel dukungan menggema, dan kendaraan yang membawa Presiden ke-5 RI melintas di tengah keramaian.
Susilo, Wakil Kepala Bidang Kehormatan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukorejo, menyebut penyambutan itu muncul setelah kabar kunjungan tersebar melalui komunikasi internal kader dan grup percakapan.
“Teman-teman antusias menyambut kedatangan Ibu Megawati. Mereka kompak melambaikan bendera dan menyuarakan yel-yel sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebersamaan,”
Menurut panitia setempat, massa yang hadir mencapai sekitar 350 orang, terdiri dari pengurus tiga PAC, pengurus ranting, anak ranting, dan warga yang datang secara sukarela.
Warga gunakan momen untuk menyampaikan aspirasi ekonomi
Di sela-sela kerumunan, sejumlah warga menaruh spanduk yang memuat harapan serta keluhan soal kondisi ekonomi. Pesan itu ditujukan agar suara masyarakat bawah mendapat perhatian dari pengambil kebijakan.
“Ada warga yang menyampaikan harapan dan keluhannya melalui spanduk. Ini menunjukkan masyarakat ingin suaranya didengar,”
Susilo menambahkan bahwa masyarakat berharap aspirasi tersebut dapat diteruskan melalui struktur partai hingga ke pemerintah kota, kabupaten, maupun provinsi. Harapan perbaikan ekonomi menjadi nada yang berulang di beberapa spanduk.
Rangkaian Bulan Bung Karno dan agenda Megawati
Kunjungan Megawati ke Blitar merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026. Selain ziarah ke Makam Bung Karno, agenda yang tercatat termasuk peresmian renovasi Istana Gebang, rumah masa kecil Sang Proklamator.
Lokasi titik penyambutan membentang mulai kawasan Jalan Ir. Soekarno, perempatan PGSD, hingga pertigaan PIP. Menurut panitia, kerumunan yang terlihat bukan hasil mobilisasi terstruktur, melainkan respons spontan warga.
Momentum ini memberi sinyal bahwa kunjungan tokoh nasional bisa menjadi ruang tatap muka langsung antara pemimpin, partai, dan warga untuk menyampaikan aspirasi sosial-ekonomi, sekaligus menuntut tindak lanjut kebijakan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Banteng Jatim Tertinggal 1-4, Peluang Lolos Soekarno Cup Masih Terbuka
Banteng Jatim kalah 1-4 dari Banteng Jabar di Surabaya (10/8/2026), namun pengarah panitia dan pelatih menil...
Banteng Jatim Tertekan Usai Kalah 1-4 di Soekarno Cup
Banteng Jatim kalah 1-4 dari Banteng Jawa Barat di laga pembuka Soekarno Cup 2026; peluang lolos masih terbu...
Soekarno Cup 2026: Panggung Cari Talenta Sepak Bola Muda
Soekarno Cup 2026 di Surabaya jadi wadah bagi 16 provinsi dan 400 pemain mencari kesempatan ke klub profesio...
Rejotangan Fun Trail Run Promosi Desa Wisata Gunung Gamping
Erma Susanti mendukung Rejotangan Fun Trail Run di Gunung Gamping (9/8/2026) sebagai promosi desa wisata dan...
Soekarno Cup 2026: Panggung Talenta Muda dari 16 Provinsi
Soekarno Cup 2026 di Surabaya menghadirkan 16 provinsi, fokus pada pembinaan talenta usia 17 sebagai cikal b...
Surabaya Jadi Tuan Rumah Pembukaan Soekarno Cup 2026
Soekarno Cup 2026 dibuka di Surabaya pada 10 Agustus 2026, menegaskan makna historis dan misi pembinaan gene...