Lokal

RS PHC Medan Gelar MCU untuk Calon Pekerja Migran G to G ke Jepang

Bagikan:
Suasana pemeriksaan MCU calon pekerja migran di RS PHC Medan

Medan — Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Medan menggelar Medical Check Up (MCU) tahap pertama bagi calon pekerja migran Indonesia program Government to Government (G to G) ke Jepang Batch ke-20, Rabu (8/7) di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Kepala BP2MI Sumatera Utara beserta jajaran.

Pelaksanaan dan pihak terkait

Pelaksanaan MCU dilaksanakan di fasilitas RS PHC Medan dan melibatkan tim medis rumah sakit bersama perwakilan BP2MI Sumut. Rombongan penyambut terdiri dari Direktur Utama RS PHC Medan Aprilla Dwison, SVP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Prima Husada Cipta Medan Devi Windari, serta manajemen rumah sakit.

Capaian layanan sejak kerja sama

Aprilla menyatakan RS PHC Medan dipercaya pemerintah melalui BP2MI untuk memeriksa kesehatan calon tenaga kerja yang akan berangkat ke luar negeri, khususnya Jepang dan Korea Selatan. Sejak dimulai kerja sama, rumah sakit mencatat volume layanan yang besar.

RS PHC Medan merupakan salah satu rumah sakit yang ditunjuk untuk melaksanakan medical check up bagi tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri, khususnya ke Jepang dan Korea. Alhamdulillah, kerja sama yang telah kami bangun sejak tahun 2003 hingga sekarang berjalan dengan sangat baik.

Aprilla menambahkan bahwa sejak 2003 hingga 2025, RS PHC Medan telah melayani hampir 300.000 peserta MCU yang diberangkatkan ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea, Jerman, dan lainnya.

Harapan perluasan penempatan

Selain menegaskan komitmen terhadap mitra saat ini, Aprilla berharap kerja sama tidak hanya terbatas ke Jepang dan Korea Selatan. Ia melihat potensi besar penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara-negara lain di kawasan.

Harapan kami ke depan, kerja sama ini tidak hanya terbatas untuk calon pekerja migran ke Jepang dan Korea. Potensi penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara lain seperti Malaysia dan Singapura juga sangat besar.

Aprilla juga menegaskan status RS PHC Medan sebagai anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia dengan kepemilikan saham hampir 100 persen, serta komitmen rumah sakit dalam mendukung program pemerintah, khususnya pelayanan kesehatan bagi calon pekerja migran.

Komitmen perbaikan layanan dan standar MCU

Rumah sakit menyatakan terbuka menerima masukan serta evaluasi dari BP2MI dan pemangku kepentingan lain untuk memperbaiki layanan. Pemeriksaan kesehatan menjadi syarat wajib sebelum pemberangkatan guna memastikan calon pekerja migran memenuhi standar kesehatan internasional negara tujuan.

Kami tentu sangat mengharapkan masukan dan evaluasi dari BP2MI apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang kami berikan. Semua itu menjadi bagian dari upaya kami untuk terus melakukan perbaikan sehingga pelayanan kepada calon pekerja migran semakin baik dari waktu ke waktu.

MCU Batch ke-20 dilaporkan berlangsung lancar dan sesuai standar pemeriksaan yang ditetapkan, sebagai bagian dari proses persyaratan administrasi dan kesehatan calon pekerja migran sebelum keberangkatan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait