Desa Medan Estate Gelontorkan Dana Desa Rp50 juta untuk Perayaan Maulid
Medan Estate, Deliserdang — Pemerintah Desa Medan Estate menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan lomba nasyid antar dusun dan penyerahan hadiah, Sabtu (12/9). Acara berlangsung di kantor desa dengan tema "Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Generasi Berakhlak Mulia".
Dana Desa sebesar Rp50 juta untuk kegiatan keagamaan
Kepala Desa Medan Estate, Asdat Lubis, menyatakan peringatan Maulid tahun ini menjadi perdana yang menggunakan dana desa sebesar Rp50 juta. Ia menyebutkan anggaran itu dipakai untuk mendukung seluruh rangkaian acara termasuk lomba nasyid.
"Baru kali inilah Desa Medan Estate melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memakai Dana Desa sebesar Rp50 juta,"
Asdat menambahkan penggunaan dana bertujuan memberi ruang bagi kegiatan keagamaan sekaligus menjaga kerukunan antarwarga yang multietnis.
Mendorong seni islami dan keberagaman
Asdat mengatakan Medan Estate merupakan wilayah multietnis dan beragam keyakinan. Pemerintah desa berupaya memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan untuk kelompok berbeda, termasuk perayaan Natal bagi komunitas Kristiani.
"Medan Estate sudah multi etnis dan untuk Kristiani juga kita adakan Natalan memakai Dana Desa,"
Ia juga mendorong pengembangan seni Islami seperti nasyid dan qasidah. Pemerintah desa siap memberi pelatihan serta mendukung kebutuhan peralatan bagi mereka yang ingin belajar.
Pesan penyelenggara dan unsur kecamatan
Kasi Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan, M Yogie Andri, yang mewakili Camat M Kennedy Tarigan, memberi apresiasi atas pelaksanaan kegiatan. Yogie mengajak warga menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum meneladani sifat Nabi, terutama amanah dan kejujuran.
"Kita semua yang hadir hendaknya dapat meneladani Nabi Muhammad sebagai seorang pemimpin yang amanah dan jujur,"
Ia juga mengimbau agar warga terus menjaga kerukunan, peduli lingkungan, dan semangat gotong royong.
Pemenang nasyid dan peserta hadir
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para juara lomba nasyid yang mewakili masing-masing dusun. Kegiatan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan perangkat desa.
- Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
- Tokoh masyarakat dan ketua BKM serta STM
- Perwiritan ibu-ibu, kader PKK
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas
- Perangkat desa serta FKDM
Langkah penggunaan dana desa untuk kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa membina seni lokal, memperkuat kerukunan, dan meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan sosial keagamaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Empat Pemuda Aceh Besar Raih Penghargaan Pemuda Inovatif 2026
Empat pemuda Aceh Besar menerima penghargaan Pemuda Inovatif 2026 pada peringatan Sumpah Pemuda; inovasi mel...
Sulthan Muhammad Yus Ditunjuk Juru Bicara Pemerintah Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh tunjuk Wakil Ketua KNPI Aceh Sulthan Muhammad Yus jadi Juru Bicara Pemerintah pada 28 O...
Pesta Budaya Njuah-Njuah Dairi: Kirab, Seni Pakpak, dan Dampak Ekonomi
Pesta Budaya Njuah-Njuah di Sidikalang (29/10) menampilkan kirab, pagelaran Pakpak, penyerahan hak ulayat, d...
Bupati Labuhanbatu Ajak IDI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Bupati Maya Hasmita minta IDI Labuhanbatu perkuat sinergi Pemkab untuk tingkatkan kualitas dan akses layanan...
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...