Lokal

SMSI Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa Sumut di Sergai

Bagikan:
Pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa SMSI Sumut di Aula Sultan Serdang

Sei Rampah, Serdang Bedagai — Pengurus Pusat SMSI mengukuhkan Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Sumatera Utara pada Kamis (10/9) di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Serdang Bedagai. Pengukuhan berlangsung usai pelantikan SMSI Sergai dan berbarengan dengan seminar Sektor Produktif Nasional – Pusat Finansial Internasional (PFII).

Tujuan dan mekanisme Pokja

Ketua Umum Pengurus Pusat, Firdaus, menyatakan Pokja dibentuk untuk memetakan masalah di tingkat desa melalui jejaring terintegrasi dari pusat hingga kabupaten/kota. Tujuannya adalah mendeteksi persoalan lebih awal dan mencari solusi sebelum berkembang menjadi masalah hukum.

"Nantinya dari News Room Pusat, ada koordinator Pokja News Room di tingkat provinsi, kemudian di tingkat kabupaten/kota. Dan di setiap kabupaten membentuk Koordinator kecamatan dengan anggota terdiri dari berbagai desa,"

Firdaus menegaskan program ini bersifat preventif dan kolaboratif. Ia menyebut keterlibatan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Kejaksaan Agung penting untuk mengawal penggunaan dana dan aset desa agar sesuai aturan.

"Program ini hadir untuk mencegah penyimpangan dan tindak pidana korupsi, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan optimal, akuntabel dan tepat sasaran," ujar Firdaus.

Susunan pengurus Pokja News Room Sumut

Pengukuhan menetapkan jajaran pengurus Pokja News Room Jaga Desa SMSI Sumut. Susunan inti pengurus adalah sebagai berikut:

  • Ketua: Erris J Napitupulu
  • Sekretaris: M Agus Utama S.Sos
  • Bendahara: Drs Agus S Lubis

Anggota lainnya antara lain Benny Pasaribu SE, Waliyono S.Sos M.IKom, Irfandi, Dra Ayu Kesuma Ningtyas, dan Drs Husni Lubis.

"Tentunya tugas dan amanat Ketua Umum akan kita akomodir dan laksanakan sesuai tupoksinya. Setelah ini kami akan segera membentuk Pokja News Room di kabupaten/kota untuk wilayah Sumatera Utara," kata Erris usai pengukuhan.

Seminar PFII dan upaya penguatan finansial

Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan seminar PFII yang membahas strategi menghimpun investasi dan dana dalam negeri. Firdaus menyoroti perlunya daya saing finansial agar Indonesia tidak kalah dibanding negara tetangga.

"Kita tidak boleh kalah saing dengan negara-negara tetangga... Indonesia juga bisa melakukan itu," tegas Firdaus.

Menurutnya, strategi PFII diharapkan dapat mendorong pengusaha lokal dan investor asing menempatkan dana di dalam negeri sehingga memperkuat perekonomian nasional.

Hadirin dan rangkaian acara

Acara dihadiri oleh pejabat daerah, pengurus SMSI Sumut, perwakilan forwaka, pengurus PWI Sergai, serta unsur Forkopimda dan kejaksaan setempat. Selain pengukuhan Pokja dan seminar PFII, kegiatan juga menjadi ajang konsolidasi untuk memperluas jejaring di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Implikasi ke depan: Pembentukan Pokja News Room Jaga Desa diharapkan mempercepat identifikasi masalah desa, mencegah penyimpangan dana dan aset, serta mengoptimalkan program pembangunan desa melalui kolaborasi media, asosiasi desa, dan penegak hukum.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait