Lokal

Pj Sekdaprov: Jadikan Maulid Nabi Momentum Sinergi Pembangunan Sumut

Bagikan:
Pj Sekdaprov Timur Tumanggor menyampaikan sambutan di acara Maulid Al-Washliyah Medan

MEDAN — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, mengajak generasi muda memanfaatkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk pembangunan daerah. Seruan itu disampaikan saat acara peringatan yang digelar Ikatan Pelajar Al-Washliyah (IPA), Ikatan Guru dan Dosen Al-Washliyah (IGDA), dan Ikatan Sarjana Al-Washliyah (Isarah) di Aula Kantor Kesekretariatan Al-Washliyah, Jalan SM Raja, Medan, Selasa (25/8) malam.

Pesan Pj Sekdaprov: Sinergi Pemerintah dan Organisasi

Timur hadir mewakili Pemprov Sumut dan menyampaikan salam dari Gubernur Bobby Nasution kepada seluruh elemen Al-Washliyah yang hadir. Ia menegaskan bahwa pemerintah memberi perhatian pada organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan mahasiswa untuk mendukung program pembangunan.

"Saya menyampaikan salam dari Gubernur, Pak Bobby Nasution. Bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memberikan perhatian kepada organisasi kemasyarakatan, pemuda dan mahasiswa dalam rangka mendukung pembangunan,"

Menurut Timur, kolaborasi antara pemerintah dan kelompok masyarakat adalah kunci menjalankan program pembangunan secara efektif. Ia menekankan pentingnya sinergi yang saling mengisi agar langkah pembangunan di berbagai sektor berjalan berkelanjutan.

Maulid sebagai Inspirasi Kepemudaan

Timur mengajak generasi muda meneladani semangat Rasulullah SAW dalam memajukan kehidupan sosial. Ia berharap perayaan Maulid tidak hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan dalam tindakan nyata bagi masyarakat Sumut.

"Kami berharap kehadiran Al-Washliyah ini juga terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Serta menjaga sinergi, berkolaborasi bersama untuk kemajuan Sumatera Utara,"

Dengan demikian, partisipasi organisasi seperti Al-Washliyah diharapkan dapat memperkuat jaringan sosial dan program-program pemberdayaan di tingkat lokal.

Peran Al-Washliyah dan Makna Peringatan

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, menyatakan bahwa peringatan Maulid Nabi penting untuk menguatkan kecintaan umat kepada Rasulullah dan merefleksikan makna kegiatan keagamaan yang rutin digelar setiap tahun.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian penting untuk menguatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, sekaligus menjadi momen mengambil kembali berbagai makna dari kegiatan yang rutin digelar umat Islam setiap tahun tersebut,"

Acara yang dihadiri unsur pimpinan Al-Washliyah itu menjadi wadah dialog lintas generasi. Selain memperingati hari kelahiran Nabi, pertemuan dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring organisasi dan menyelaraskan program sosial ke depan.

Implikasi untuk Pembangunan Sumut

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan organisasi masyarakat diharapkan mempercepat implementasi program pembangunan, terutama yang menyentuh pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan pemuda. Pj Sekdaprov menilai, bila sinergi ini dijaga, manfaatnya akan dirasakan luas oleh masyarakat Sumatera Utara.

Peringatan Maulid tahun ini oleh Al-Washliyah tidak sekadar perayaan religius, tetapi juga menjadi momentum memperkokoh kerja sama sosial untuk mendorong kemajuan daerah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait