Wamenpar Resmikan Akomodasi Baru Dukung Sport Tourism Mandalika
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meresmikan Sade Social Space di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 12 Juli 2026. Peresmian ini dimaksudkan untuk memperkuat pengembangan sport tourism di wilayah tersebut dan mendukung pemulihan ekonomi lokal.
Peresmian dan tujuan pengembangan
Peresmian Sade Social Space menandai tambahan akomodasi dan fasilitas olahraga di Mandalika. Ni Luh menegaskan pembangunan ini bagian dari upaya meningkatkan daya saing destinasi pariwisata prioritas nasional. Ia juga menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan.
"Akomodasi baru dan fasilitas olahraga dapat memperkuat pengembangan pariwisata. Harus tetap ada inovasi,"
Fasilitas dan konsep
Menurut Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, akomodasi ini menggabungkan konsep sport tourism, wellness tourism, dan ekonomi kreatif. Fasilitas dirancang untuk menarik wisatawan yang mencari pengalaman olahraga dan relaksasi.
- 38 kamar akomodasi
- Tiga lapangan padel
- Satu lapangan basket
Fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan pelaku olahraga.
Dampak ekonomi dan pemberdayaan UMKM
Ni Luh menilai pengembangan kawasan harus berdampak luas bagi masyarakat NTB, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menyambut langkah ITDC yang mendorong UMKM naik kelas hingga menembus pasar ekspor.
"Saya senang ITDC terus mendorong UMKM agar bisa naik kelas, bahkan menembus pasar ekspor. Inovasi seperti ini kami harapkan terus berkembang di Mandalika,"
Selain itu, pembangunan diharapkan menyerap tenaga kerja lokal dan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi setempat.
Kolaborasi dan keberlanjutan
Ni Luh menekankan bahwa pengembangan pariwisata memerlukan proses berkelanjutan dan kolaborasi lintas pihak. Pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha perlu bekerja sama agar manfaat dirasakan dalam jangka panjang.
"Kami tetap mengutamakan warga lokal dalam penyerapan tenaga kerja. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan sekaligus memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism,"
Dengan tambahan fasilitas ini, Mandalika berpotensi memperkuat posisinya sebagai destinasi olahraga dan wisata terpadu. Ke depan, keberlanjutan proyek akan bergantung pada inovasi layanan, integrasi UMKM, dan sinergi antara pemangku kepentingan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Presiden: Perkuat Koperasi, Tidak Mengurangi Sektor Lain
Presiden Prabowo tegaskan penguatan koperasi tidak berarti melemahkan sektor lain; langkah ini bagian dari u...
Menag: Pengawasan Kekerasan Harus Dilakukan di Semua Lembaga Pendidikan
Menag Nasaruddin menyerukan pengawasan kekerasan anak di semua lembaga pendidikan saat peluncuran Gerakan RA...
Menag: Kekerasan di Pesantren Tak Boleh Terjadi
Menag Nasaruddin Umar menegaskan pesantren dan madrasah harus bebas kekerasan saat peluncuran Gerakan RANA d...
Komisi IV: Asuransi Nelayan Kunci Swasembada Pangan
Komisi IV DPR minta KKP beri asuransi bagi nelayan dan dukungan lengkap untuk pembudidaya rumput laut guna p...
Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi ke-79 di GBK
Presiden Prabowo menghadiri Hari Koperasi ke-79 di GBK pada 12 Juli 2026; tema 'Koperasi Berdaya, Indonesia...
Komisi VI DPR Dorong Kemandirian Industri Farmasi Nasional
Komisi VI DPR mendorong kemandirian industri farmasi agar mengurangi ketergantungan impor bahan baku, melalu...