DPR Apresiasi BUBK Kebumen yang Tembus Pasar AS
Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, mengapresiasi capaian Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK Kebumen) yang berhasil menembus pasar ekspor Amerika Serikat saat panen, Sabtu, 11 Juli 2026, di Kebumen.
Panen dan ekspor ke Amerika Serikat
Menurut Darori, BUBK Kebumen menunjukkan produktivitas tinggi sehingga hasil produksinya tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga diekspor hingga Amerika Serikat. Keberhasilan itu terlihat saat kegiatan panen yang dihadiri oleh perwakilan Komisi IV.
Pengiriman ke pasar AS menandai kemajuan produksi serta standar mutu budidaya udang di kawasan tersebut. Proses ekspor ini sekaligus membuka peluang pemasukan devisa dan memperluas jaringan pemasaran produk perikanan nasional.
Dukungan DPR dan proses pengembangan
Darori menyatakan pembangunan BUBK Kebumen sejak awal mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI. Awalnya ada keraguan, tetapi setelah peninjauan langsung, Komisi IV menilai kawasan layak untuk dilanjutkan pembangunannya.
Dengan rekomendasi tersebut, proses pengembangan BUBK bisa berlanjut dan kini menjadi contoh model budidaya udang berbasis kawasan yang modern dan terintegrasi.
Dampak bagi ekonomi lokal
BUBK Kebumen juga memberi manfaat ekonomi langsung untuk masyarakat sekitar. Kawasan ini menyerap tenaga kerja dari desa‑desa terdekat, sehingga menciptakan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi baru di tingkat lokal.
Darori menyoroti pentingnya pemanfaatan hasil produksi untuk kesejahteraan masyarakat lokal serta peran kawasan budidaya dalam menggerakkan perekonomian desa.
"Ini adalah salah satu produksi yang luar biasa untuk mendukung swasembada pangan, hasilnya juga bisa dimanfaatkan di masyarakat sekitar. Ini yang menarik lagi bahwa yang bekerja di sini adalah masyarakat sekitar,"
Harapan dan langkah ke depan
Darori berharap BUBK Kebumen terus dijaga dan dikembangkan sebagai aset strategis sektor perikanan nasional. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara pemangku kepentingan jika ada kekurangan dalam pengelolaan.
"Kalau ada kurang‑kurangnya kita komunikasikan, kita bicarakan, baik dengan pemerintah daerah, dengan provinsi dan pusat. Kan ini ada aset pusat yang perlu dijaga,"
Ke depan, keberlanjutan BUBK akan bergantung pada koordinasi pemerintah daerah dan pusat, serta upaya mempertahankan standar produksi untuk pasar ekspor. Pengembangan kawasan diharapkan terus memperkuat swasembada pangan dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gubernur Tetapkan Tarif Uji Coba LRT Jakarta Rp8
Gubernur DKI tetapkan tarif uji coba LRT Jakarta rute Velodrome–Manggarai sebesar Rp 8 dan akan diatur lewat...
Jalan Gerbang Pemuda Ditutup, Massa Tuntut Pengesahan RUU
Jalan Gerbang Pemuda ditutup 27 Agustus 2026 saat massa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset; polisi laku...
Polda Metro: Aksi Aspirasi di Jakarta Berlangsung Aman dan Tertib
Polda Metro laporkan aksi aspirasi di Jakarta, termasuk di depan DPR, berlangsung aman dan tertib pada 27 Ag...
Stasiun Palmerah Ramai, Operasional Kereta Tetap Normal
Stasiun Palmerah ramai pada 27 Agustus 2026, namun layanan commuter tetap normal dengan pengamanan tambahan...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital Selama Aksi
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital selama aksi di DPR/MPR (26–27 Agustus 2026) untuk mencegah d...
Wapres Gibran dan Menteri Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU
Wapres Gibran, Presiden Prabowo, dan beberapa menteri menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, 27...