Lokal

4 Mahasiswa IAIN Langsa Magang di Malaysian Relief Agency, Kuala Lumpur

Bagikan:
Empat mahasiswa IAIN Langsa berangkat magang ke Malaysian Relief Agency di Kuala Lumpur

Langsa — Empat mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa akan melaksanakan program magang internasional di kantor Malaysian Relief Agency (MRI) di Kuala Lumpur mulai 6 Agustus 2026. Magang berlangsung selama 28 hari dan bertujuan memperkuat kompetensi profesional serta jejaring internasional mahasiswa.

Program dan tujuan

Kegiatan ini merupakan inisiatif fakultas untuk mendukung visi IAIN Langsa menjadi kampus berdaya saing internasional. Dekan FUAD, Dr Mawardi MSi, menyatakan program tersebut merupakan langkah perdana dan strategis bagi pengembangan mahasiswa.

"Magang ini merupakan kegiatan perdana dan sebagai salah satu upaya mendukung visi IAIN Langsa menjadi kampus yang berdaya saing internasional,"

Menurut Dekan, magang juga menjadi kesempatan praktik keilmuan dan investasi jejaring bagi masa depan akademik dan profesional mahasiswa.

Dukungan pimpinan kampus

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr Amiruddin Yahya Azzwy MA, menyambut baik langkah ini. Ia menekankan magang internasional tidak sekadar pengalaman belajar, tetapi sarana pengembangan kompetensi yang komprehensif.

"Program magang internasional ini bukan sekadar memberikan pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi akademik, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta memperluas jejaring internasional,"

Dr Amiruddin menambahkan harapan agar mahasiswa menjaga nama baik kampus dan tampil profesional selama masa magang. "Kami berharap para mahasiswa dapat menjaga nama baik IAIN Langsa, menunjukkan profesionalisme, dan menjadi duta kampus yang mampu memberikan kontribusi positif selama menjalani magang di Malaysian Relief Agency," ujarnya.

Detail pelaksanaan dan kerja sama

Dosen pembimbing lapangan, Yogi Febriandi MSos, menjelaskan mahasiswa akan magang selama 28 hari mulai 6 Agustus 2026. Program ini adalah hasil kerja sama FUAD IAIN Langsa dengan MRI, lembaga yang bergerak di bidang bantuan kemanusiaan, sosial, dan pendidikan.

"Pasca bencana banjir yang lalu lembaga MRI menggandeng mahasiswa kita untuk melakukan recovery pasca banjir di Aceh Tamiang, kali kita kirimkan mahasiswa untuk magang di kantor mereka dengan skema pembiayaan co-funding,"

Skema co-funding ini membuka peluang kolaborasi praktis sekaligus pengalaman langsung dalam program pemulihan bencana dan kegiatan kemanusiaan.

Manfaat dan harapan

Selain pengalaman profesional, program diharapkan menghasilkan transfer pengetahuan, keterampilan, dan jejaring yang berguna bagi pengembangan pribadi mahasiswa dan kemajuan IAIN Langsa. Pimpinan fakultas menyatakan akan terus mendorong kegiatan sejenis untuk memperluas eksposur internasional bagi civitas akademika.

Dengan pelaksanaan magang ini, FUAD IAIN Langsa menempatkan salah satu langkah awal menuju internasionalisasi pendidikan tinggi yang lebih masif.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait